Sabtu , Februari 24 2018
Home / Event / 1.200 bentor padati Lapangan Hasanuddin Makassar, ada apa?
Menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), sebanyak 1.200 tukang becak memadati Lapangan Hasanuddin Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Para tukang becak tersebut memeriahkan karnaval becak motor (bentor) yang diselenggarakan Kodam VII/Wirabuana,  Minggu (14/8/2016). / Foto: Prayudha
Menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), sebanyak 1.200 tukang becak memadati Lapangan Hasanuddin Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Para tukang becak tersebut memeriahkan karnaval becak motor (bentor) yang diselenggarakan Kodam VII/Wirabuana, Minggu (14/8/2016). / Foto: Prayudha

1.200 bentor padati Lapangan Hasanuddin Makassar, ada apa?

MAKASSAR – Menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), sebanyak 1.200 tukang becak memadati Lapangan Hasanuddin Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Para tukang becak tersebut memeriahkan karnaval becak motor (bentor) yang diselenggarakan Kodam VII/Wirabuana,  Minggu (14/8/2016).

Bentor-bentor yang berhiaskan bendera Merah-Putih tersebut mulai start dari Lapangan Hasanuddin melalui Jalan Chairil Anwar menuju Jalan Sultan Hasanuddin kemudian mengarah ke Jalan Slamet Riyadi, dilanjutkan ke Jalan Ahmad Yani dan kembali lagi ke (finish) di Jalan Jenderal Sudirman.

Inspektur Kodam VII/Wirabuana Kolonel Kav Bueng Widardi mengatakan, cita-cita kemerdekaan untuk menjadi bangsa yang berdaulat masih terus diperjuangkan pihaknya. Salah satunya adalah mewujudkan dan memelihara kondisi keamanan agar berbagai potensi pengganggu stabilitas keamanan dapat diantisipasi secara bersama.

“Harus disadari, dalam mengatasi berbagai hal tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri, sebaliknya harus bersatu dan saling bekerja sama dalam menyelesaikan masalah sekecil apapun, sehingga hasilnya akan lebih baik dan memberikan manfaat yang positif,” terang Bueng Widardi kepada MAKASSARTERKINI.com, Minggu (14/8/2016).

Ia menambahkan, dengan demikian para komunitas becak dan bentor sebagai salah satu elemen bangsa, juga ikut berperan membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam mewujudkan stabilitas keamanan dan kedamaian, serta kerukunan di tengah masyarakat.

“Pada kesempatan yang penuh nuansa persaudaraan antara prajurit Kodam Wirabuana dengan para tukang bentor, keluarga besar TNI wilayah Sulawesi, menyampaikan apresiasinya komponen masyarakat. Pasalnya, selama ini telah membantu Kodam Wirabuana dalam melaksanakan tugas pokoknya maupun  upaya membantu pemerintah daerah dalam pembangunan maupun menjaga kondusifnya wilayah ini,” imbuhnya.

Prayudha

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …