Selasa , Januari 23 2018
Home / Headline / 96 Persen Orang Yang Hidup di Kota Cari Berita Lewat Smartphone
Survei "Studi Konsumsi Media Online" oleh Indonesian Digital Association (IDA)
Survei "Studi Konsumsi Media Online" oleh Indonesian Digital Association (IDA)

96 Persen Orang Yang Hidup di Kota Cari Berita Lewat Smartphone

JAKARTA,- Orang-orang yang tinggal perkotaan di Indonesia ternyata lebih suka mengonsumsi berita melalui smartphone pribadinya. Persentasenya mencapai 96 persen dibandingkan dari media lainnya.

Orang-orang yang suka mencari berita melalui televisi sebesar 91 persen dan surat kabar sebanyak 31 persen. Jumlah pencari berita lewat surat kabar mengalami penurunan bersama radio yang hanya sisa 15 persen.

Hal ini menjadi temuan dari Indonesian Digital Association (IDA) yang melakukan riset berjudul “Studi Konsumsi Media Online” yang dipaparkan, Rabu 16 Maret 2016 di Jakarta. Riset ini didukung penuh oleh Baidu Indonesia, dan dilaksanakan oleh lembaga riset global Gfk.

Lihat Juga: Mau Tahu Penerus ASUS Zenfone 5? Baca Ini!

Media Director Consumer Choices Gfk, Robin Muliady melalui rilisnya mengatakan, dari 11 kategori berita yang diteliti, konten hiburan dan isu sosial di media online paling populer.

“Keduanya bahkan menempati dua posisi tertinggi dari 11 kategori yang diteliti,” kata Robin.

Survei “Studi Konsumsi Media Online” ini memang baru dilakukan oleh Gfk di lima daerah besar Indonesia mulai dari Oktober 2015 hingga November 2015. Daerah-daerah yang jadi pusat penelitian adalah Jakarta, Bodetabek, Bandung, Surabaya dan Semarang.

Meski hanya berada di lima wilayah tersebut, namun hasilnya bisa disimpulkan sebagai kecenderungan untuk seluruh wilayah di Indonesia. Apalagi penetrasi internet paling dominan di pulau Jawa.

Lihat Juga: Bayi Ini Dibuang di Samping Masjid di Makassar

Riset ini dilakukan kepada 1521 panelis yang perangkat pintarnya telah ditanamkan software tertentu. Gfk juga melakukan wawancara langsung kepada sekitar 775 responden.

Salah satu tujuan dari survei ini adalah pemetaan iklan digital, di mana hasil riset bisa dimanfaatkan untuk menentukan momen dan media mana yang paling tepat untuk menaruh iklan.

Survei ini juga bisa dimanfaatkan oleh pembuat konten digital untuk menentukan topik bahasan ‎yang paling cocok bagi pembaca.

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …