Selasa , Januari 23 2018
Home / Ekonomi / Anda Ingin Melakukan Tarik Tunai ? Pertimbangkan Kembali Niat Anda
ATM Rusak
ATM Rusak

Anda Ingin Melakukan Tarik Tunai ? Pertimbangkan Kembali Niat Anda

MAKASSARTERKINI.com – Selain sebagai alat bantu pembayaran, kartu kredit juga memiliki sistem tarik tunai. Memang kelihatannya serupa dengan kartu debit tapi banyak yang berasumsi menggunakan kartu kredit sebagai pembunuh keuangan karena akan ada banyak tagihan yang tidak jelas tujuannya untuk apa, tapi sebenarnya yang beranggapan seperti itu adalah orang-orang yang tidak tahu sistem yang digunakan kartu kredit. Meskipun mirip dengan kartu debit, fitur tarik tunai memiliki perbedaan dan memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan kartu debit.

Ada beberapa pakar keuangan sangat tidak merekomendasikan menggunakan tarik tunai, karena beberapa faktor yang merugikan customer, tapi sebenarnya tarik tunai juga memiliki keuntungan bagi penggunanya. Keuntungan yang sangat mendominasi adalah kemudahan untuk mendapatkan dana darurat secara tunai. Keuntungan inilah yang menjadikan jumlah aplikasi kartu kredit online semakin meningkat setiap harinya.

Anda dapat mengambil uang tunai di ATM terdekat tapi Anda dibebankan dengan biaya bunga dan biaya penarikan. Menggunakan kartu kredit dalam tarik tunai memiliki jumlah maksimal yang dapat Anda ambil, atau biasa disebut limit cash advance. Limit penarikan tersebut memiliki nominal yang berbeda-beda tergantung jumlah limit kartu kredit Anda. biasanya bank memberikan penarikan tunai 40 sampai 60 persen dari jumlah total kartu kredit seperti bank bukopin atau bank mega. Tujuan pembatasan jumlah penarikan tunai ini adalah agar tidak membebani biaya tagihan Anda setiap bulan, jadi Anda harus selektif dalam memilih penyedia kartu kredit yang menyediakan tarik tunai dengan biaya bunga yang ringan.

Contohnya, Anda memiliki limit kartu kredit Rp 10 juta, maka nilai maksimal untuk melakukan tarik tunai adalah Rp 4 juta, tapi pada dasarnya yang menentukan limit maksimal sepenuhnya dari pihak bank penyedia kartu kredit. Jika Anda akan melakukan tarik tunai menggunakan kartu kredit, maka perhatikan cara-caranya. Bila Anda ingin melakukan tarik tunai maka silahkan datang ke gerai ATM yang berlabel Visa atau Mastercard. Tapi setiap transaksi akan dibebankan biaya penarikan dan bunga, biasanya 4% atau Rp 50 ribu tergantung mana yang lebih besar.

Bunga tarik tunai adalah bunga yang diakumulasikan setiap bulannya selama tagihan masih tersedia. Bank Indonesia sendiri telah menetapkan bunga maksimal sebesar 2,95 persen setiap bulan atau 35,40 persen setiap tahun.

Contohnya, Anda memiliki kartu kredit dari penerbit bank BNI dan melakukan tarik tunai sebesar Rp 1 juta, maka biaya tarik tunai Anda Rp 50 ribu

4 % x Rp 1 juta = Rp 40 ribu

Bunga yang dibebankan kepada Anda sebesar 2,95 persen akan Anda tanggung jika Anda tidak dapat melunasi tagihan Anda tepat waktu. Anda dapat terbebas dari bunga ini jika Anda dapat melunasi tagihan Anda tepat waktu dan melakukan pembayaran secara penuh.

Jika Anda tidak melunasi tagihan dan hanya dapat membayar sebesar Rp 200 ribu maka perhitungannya adalah :

Rp 1 juta + Rp 50 ribu – Rp 200 ribu = Rp 850 ribu

Sisa uang Rp 850 ribu Anda akan terakumulasi seperti ini

Rp 850 ribu + (2,95% x Rp 850 ribu = Rp 25.075) = Rp 875.075

Jadi tagihan Anda selanjutnya setelah membayar Rp 200 ribu adalah Rp 875.075

Adanya sistem tarik tunai ini memang sebenarnya sangat menggiurkan tapi jika Anda tidak dapat menanggung resiko harus membayar biaya penarikan dan bunga, maka hindari melakukan tarik tunai, karena pada dasarnya tarik tunai dilakukan hanya keadaan darurat saja.

Kalkulasikan saja jika setiap transaksi dibebankan 4 persen dan setiap melakukan tarik tunai dengan nilai Rp 10 juta maka biaya yang terbebankan adalah Rp 400 ribu, tapi nilai Rp 10 juta sangat jarang diberikan oleh pihak bank mengingat adanya limit cash advance, jadi pertimbangkan kembali jika Anda ingin melakukan tarik tunai menggunakan kartu kredit selain biaya bunga dan biaya penarikan yang tinggi, Anda juga akan dibebankan biaya 2,95 persen karena Anda tidak dapat melunasi tepat waktu.

Situs keuangan cermati.com merekomendasikan Anda menggunakan kartu debet yang biasa untuk melakukan pengambilan uang tunai di gerai ATM, selain biaya bunga yang ringan Anda terbebas dari biaya tunggakan karena sesuai dengan saldo rekening Anda yang tersisa.

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …