Selasa , Januari 23 2018
Home / Health / Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!
Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!
Foto: Istimewa

Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!

MAKASSARTERKINI.COM, MAKASSAR- Ingatkah Anda dengan kasus yang menimpa Mirna? Seorang wanita yang kehilangan nyawanya usai meminum es kopi Vietnam di kafe O, Grand Indonesia, Rabu (6/1/2016) lalu. Kuat dugaan bahwa kopi yang diminum oleh wanita bernama lengkap Wayan Mirna Salihin, mengandung zat Sianida.

Selain Mirna, zat sianida juga pernah digunakan untuk membunuh Munir, seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) Indonesia, saat berada di dalam pesawat jurusan ke Amsterdam, 7 September 2004 silam.

Nah apa sebenarnya sianida itu? Sianida atau Natrium Sianida (NaCN), merupakan bahan kimia berbentuk kristal kubus atau serbuk, granule, tidak berwarna hingga putih, berbau seperti almond. Jika kering tidak berbau, tetapi jika menyerap air berbau sianida.

Bahan kimia ini berakibat fatal bila terhirup atau tertelan, karena menyerang semua jaringan sehingga tidak terjadi pertukaran oksige, atau disebut mengalami hipoksia yakni kekurangan oksigen dalam jaringan.

Selain itu, paparan sianida dalam jangka pendek dapat menyebabkan iritasi pada hidung dan selaput lendir. Jika konsentrasinya lebih dari 5 mg/m3, kabut sianida alkali dapat menyebabkan luka dan pendarahan pada hidung. Jika terserap dalam jumlah yang cukup, dapat terjadi efek sistemik, sebagaimana halnya pada paparan tertelan jangka pendek.

Menelan Sianida dalam dosis yang sangat besar dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran secara tiba-tiba, seringkali disertai kejang dan kematian, umumnya dalam jangka waktu 1 – 15 menit, seperti yang dialami Mirna dan Munir.

Tapi tahukah Anda kalau ternyata ada bagian dalam buah atau sayuran yang sering kita santap mengandung zat mematikan ini. Lalu, makanan apa sajakah yang mengandung sianida? atau persisnya di bagian mana racun paling mematikan itu bersarang? Berikut jenis makanan yang tergolong mengandung zat sianida.

1. Kentang
Mulai dikenal di Eropa pada abad ke 16. Biasa dipakai dalam menu diet sebagai pengganti nasi. Tapi tahukah anda kalau kentang ternyata mengandung racun, baik dalam dagingnya maupun pada daun. Jika anda mengupas kentang, kemudian melihat semacam garis tipis berwarna hijau, itu menandakan adanya konsentrasi racun glycoalkaloid.

Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!
Foto: manfaat.co.id

 

2. Tomat
Tanaman tomat mengandung bahan kimia yang disebut “Glycoalkaloid” yang menyebabkan kegugupan ekstrem serta perut mules. Tomat memang dapat digunakan untuk penyedap rasa pada masakan. Namun sebaiknya, dibuang setelah dimasak, agar racun tidak ikut meresap pada makanan.

Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!
Foto: sehat.link

 

3. Apel
Biji apel ternyata mengandung sianida. Hanya saja sianida dalam biji apel dalam kadar yang sangat rendah. Tapi betapapun rendahnya, tetap saja yang namanya sianida, berbahaya. Kita kadang memakannya secara tak sengaja. Namun jangan khawatir, Anda tidak akan mati jika hanya mengkonsumsi biji dari satu buah apel.

Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!
Foto: ahlinyaasamlambung.web.id

 

4. Cherrie
Cherrie satu rumpun dengan plum, aprikot, peache. Tapi tahukah anda bahwa ada bagian dari buah itu yang sangat beracun. Racun pada cherrie terdapat pada biji juga daunnya. Maka dari itu, buah kecil dan imut ini, biasanya dioleh dengan cara membuang biji dan daunnya, hanya mengambil dagingnya saja.

Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!
Foto: thesecretcake.com

 

5. Almonds

Sebelum dikonsumsi, biji almond harus diproses dalam suhu tertentu untuk menghilangkan rasa pahit juga racun di dalamnya, karena almond mengandung sianida.

Awas, Zat Sianida Juga Terdapat Pada Makanan Ini!
Foto: iran-daily.com

Itulah lima jenis makanan yang masuk dalam kategori mengandung zat sianida. Meski demikian, tidak perlu terlalu khawatir, sekalipun mengandung racun berbahaya, namun dilaporkan bahwa racun dalam makanan-makanan itu masih tergolong rendah dan dapat ditoleransi untuk dikonsumsi. Yang penting cara mengelolanya dilakukan secara benar, maka tidak akan mematikan.

(MT-Text:Ajenk/Foto: Istimewa)

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …