Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Begini cara merawat celana jeans agar tetap awet dan tahan lama
Artis Korea Park Shin Hye dan Ahn Jae Hyeon saat mengenakan busana berbahan denim. / Ist
Artis Korea Park Shin Hye dan Ahn Jae Hyeon saat mengenakan busana berbahan denim. / Ist

Begini cara merawat celana jeans agar tetap awet dan tahan lama

MAKASSARTERKINI.COM – Busana jeans, khususnya celana panjang menjadi salah satu pakaian terfavorit di dunia. Selain karena praktis, celana jeans dikenal tahan ketimbang celana dari kain biasa.

Agar awet dan tahan lama, pengguna celana jeans harus telaten merawat celana jenis ini meskipun pada dasarnya jeans sebenarnya tidak gampang sobek. Supaya warnanya tidak cepat luntur, sebaiknya tidak sering mencucinya.

Cucilah dengan detergen nonabrasive (sejenis pembersih cair). Campur satu per delapan cuka dengan air cucian. Pasalnya, cuka dapat melapisi bahan denim agar tidak mudah pudar.

Jangan mencuci jeans dengan air panas lantaran dapat merusak bahan dan serat denim. Keringkan jeans dengan cara dijemur. Jangan digiling dengan mesin pengering.

Jangan setrika jeans secara langsung. Jika ada bagian yang masih terasa lecek, baliklah jeans Anda, lalu setrika dengan suhu panas rendah. Boleh juga dengan melapisinya kain tipis sebagai pelapis untuk kemudian disetrika.

Sekadar diketahui, jeans adalah celana bermaterial denim yang ditemukan pedagang cerdas asal Jerman, Levi Strauss. Pada 1853, ia menemukan jenis pakaian yang dibutuhkan para buruh tambang emas di San Francisco, yang kini tenar dengan sebutan overall.

Nama denim dicetuskan pada 1860. Diambil dari bahasa Perancis, serge de Nimes, yang berarti “bahan dari Nimes”. Sejak saat itulah, celana dengan bahan denim ini menjadi populer. Salah satunya adalah desain celana Levi Strauss Blue Jeans Design 501 pada 1873.

Awalnya, celana jeans diciptakan untuk pria agar mereka lebih nyaman bekerja. Kemudian, mulai banyak wanita yang bekerja di peternakan ikut mengenakan celana khusus pria ini. Pada awal 1930, permintaan celana jeans khusus anak-anak bermunculan sehingga perusahaan pembuat celana ini memproduksinya dalam berbagai mode seperti rok, rompi, topi, dan lain-lain.

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …