Sabtu , Februari 24 2018
Home / Headline / Begini Cara Polisi Mengungkap Pelaku Pemerkosaan Anak
Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Tri Hambodo memperlihatkan pelaku pemerkosaan, Rabu 1 Juni 2016 / Foto : Prayudha
Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Tri Hambodo memperlihatkan pelaku pemerkosaan, Rabu 1 Juni 2016 / Foto : Prayudha

Begini Cara Polisi Mengungkap Pelaku Pemerkosaan Anak

MAKASSAR – Tim Unit Jatanras bekerja sama dengan Tim Unit Polda Sulsel berhasil mengamankan Fadly alias Doyok ( 20 tahun) di rumah bosnya paropo 2 Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar yang metupakan pelaku pemerkosaan bocah tujuh tahun yakni SA yang dilakukan di rumah kosong.

Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Tri Hambodo mengatakan sebelumnya polisi menangkap empat pelaku yang ciri – cirinya hampir sama dengan keterangan korban.

“Sebelumnya kami mengamankan empat pelaku yang cirinya hampir sama dengan keterangan yang diberikan korban. Keempatnya kami foto, namun ketiga orang yang kami tunjukkan ke korban ternyata bukan,” Kata Tri kepada MAKASSARTERKINI.com saat ditemui di Polresrabes Makasssar, Rabu 1 Juni 2016.

Ketiga pelaku yang sebelumnya dimintai keterangan ternyata bukan mereka yang telah disebutkan identitas oleh korban.

Lihat juga : Baru Bangun, Otak Kotor Pelaku Pemerkosaan Bocah Langsung “Mode On”

Tri menambahkan, ketiganya telah kami pulangkan namun saat foto terakhir kami tunjukkan ke korban ternyata korban membenarkan bahwa Doyok yang melakukan hal tak senonoh terhadap dirinya.

” Korban mengakui bahwa Doyok yang memasukkan tangannya ke dalam alat kelamin korban, namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban dia tidak tau menahu bahwa alat kelamin korban yang dimasukkan kedalam,” Jelas Tri.

Tri menambahkan saat anggota melakukan pengejaran terhadap pelaku mencoba untuk melarikan diri. “Pelaku terpaksa kami hadiahi timah panas saat mencoba melarikan diri,” kata Tri.

Pelaku kini dijerat UU Perlindungan Anak pasal 81 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2014. Dan dijatuhkan sanksi minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Prayudha

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …