Selasa , Januari 23 2018
Home / Cantik / Belanja kosmetik online, perhatikan ini dulu
Kabar maraknya kosmetik palsu yang beredar di kalangan masyarakat patut diwaspadai. Utamanya pembelian kosmetik melalui pemesanan online. / Foto: Google
Kabar maraknya kosmetik palsu yang beredar di kalangan masyarakat patut diwaspadai. Utamanya pembelian kosmetik melalui pemesanan online. / Foto: Google

Belanja kosmetik online, perhatikan ini dulu

MAKASSAR – Belanja dengan cara praktis saat ini menjadi hal yang semakin digemari masyarakat. Sebut saja pembelian barang-barang kebutuhan melalui pemesanan online misalnya. Di era teknologi yang juga semakin maju, tentu semakin memdahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Mulai makanan, minuman, perabotan rumah tangga, obat-obatan, hingga kosmetik.

Kebanyakan konsumen yang membeli melalui pemesanan online kerap kali tidak memperhatikan keamanan dan kualitas barang yang hendak dibeli. Salah satu yang paling marak saat ini adalah penjualan kosmetik melalui pemesanan online.

Ternyata, tanpa memperhatikan faktor keamanan dan legalitas dari barang yang dipesan, konsumen lebih banyak terpengaruh produk iming-iming murah, juga keunggulan produk yang dipromosikan penyedia barang.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Sulawesi Selatan Muhammad Guntur mengatakan, hingga saat ini kasus kosmetik ilegal atau palsu paling banyak ditemukan dari penjualan online.

“Utamanya krim pemutih, padahal untuk produk seperti itu, banyak hal yang perlu diperhatikan,” kata Guntur kepada MAKASSARTERKINI.com, Minggu (14/8/2016).

Adapun beberapa ciri-ciri krim pemutih berbahaya, sebut Guntur, dapat dilihat seperti tidak ada izin dari BPOM atau lembaga kesehatan, warna krim mengkilap, atau tidak tercampur secara merata dan lengket.

Selain itu, krim pemutih palsu juga memiliki bau yang menyengat dan akan terasa panas dan perih saat dipakai. Hal itulah yang kadang menyebabkan warna kulit si pemakai akan terlihat memerah jika sudah terpapar sinar matahari. Kulit pengguna krim pemutih ini juga akan terlihat pucat dan tidak alami.

“Hasilnya akan sangat instan, dan pengguna akan mengalami ketergantungan,” tambahnya.

Krim pemutih berbahaya tentunya juga akan mengandung bahan-bahan berbahaya. Efeknya juga tak tanggung-tanggung bagi penggunananya. Menggunakan krim palsu biasanya akan mengakibatkan pusing dan kulit rusak.

Tak hanya itu, bagi ibu hamil penggunaan krim palsu dengan bahan berbahaya itu juga akan berpengaruh pada janinnya, yang bisa mengakibatkan bayi lahir cacat atau bahkan meningkatkan risiko kanker.

Banyak sekali dampak buruk yang diakibatkan penggunaan kosmetik palsu. Jadi, bagi Anda para konsumen sebaiknya teliti dulu sebelum membeli.

Andini Ristyaningrum

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …