Rabu , Januari 24 2018
Home / Health / Bunda PAUD Parepare hadiri peringatan hari cuci tangan sedunia
Puluhan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Parepare, Sulsel memperingati hari cuci tangan sedunia.‎ Kegiatan yang dilaksanakan di kompleks SD Negeri 05, 55, dan 01 Parepare itu dihadiri sejumlah pihak dari instansi terkait, ‎seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Tipe B Andi Makkasau. / Acca Ajatappareng
Puluhan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Parepare, Sulsel memperingati hari cuci tangan sedunia.‎ Kegiatan yang dilaksanakan di kompleks SD Negeri 05, 55, dan 01 Parepare itu dihadiri sejumlah pihak dari instansi terkait, ‎seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Tipe B Andi Makkasau. / Acca Ajatappareng

Bunda PAUD Parepare hadiri peringatan hari cuci tangan sedunia

PAREPARE – Puluhan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Parepare, Sulsel memperingati hari cuci tangan sedunia.‎ Kegiatan yang dilaksanakan di kompleks SD Negeri 05, 55, dan 01 Parepare itu dihadiri sejumlah pihak dari instansi terkait, ‎seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Tipe B Andi Makkasau.

Acara juga dihadiri langsung Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Parepare Erna Rasyid Taufan. Puluhan murid nampak antusias mengikuti kegiatan.

“Jadi di momen ini, kami mengajak anak-anak sejak dini mengetahui pentingnya kebersihan. apalagi, kebersihan juga sebagian dari iman,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Parepare ini.

Menurut istri Wali Kota Parepare Taufan Pawe, kebersihan dengan mencuci tangan juga tentu dapat mencegah berbagai jenis penyakit. “Sejumlah 80 jenis penyakit seperti diare, flu burung, dan SARS, dapat dicegah dengan mencuci tangan dengan benar,” papar Erna.

Ia menambahkan, selama ini cuci tangan kerapkali dilupakan anak-anak saat hendak makan atau setelah memegang benda yang tidak steril seperti hewan peliharaan.

“Ya, kita maknai hari cuci tangan sedunia ini sebagai momentum untuk mengkampanyekan kembali gerakan cuci tangan,” ungkap Erna.

Ia juga berharap, gerakan cuci tangan ini rutin dikampanyekan setiap Puskesmas kelurahan dengan sasaran anak-anak di sekolah-sekolah dasar. (C)

Acca Ajatappareng

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …