Rabu , Januari 24 2018
Home / Ekonomi / Cara Bulog Sulsel Atasi Harga Bawang Merah yang Melonjak di Makassar
Bawang Merah (ilustrasi)
Bawang Merah (ilustrasi)

Cara Bulog Sulsel Atasi Harga Bawang Merah yang Melonjak di Makassar

MAKASSAR – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyalurkan sebanyak 19 ribu ton bawang merah untuk di pasarkan. Menyusul harga bawang merah ini semakin mengalami kelonjakan hingga hari ketiga Ramadan 1437 hijriah ini.

“Kita tetap pantau harga untuk mengetahui apakah memang betul-betul bawang merah mengalami kelonjakan dan pantaun itu juga dilakukan atas kordinasi dengan para distributor,” ungkap Kepala Divisi Regional Bulog Sulselbar, Abdul Muis, Kamis 9 Juni 2016.

Ia mengatakan berdasarkan koordinasi dengan Bidang Perdagangan dan Perindsutrian (Disperindag) Makassar, diketahui jika kenaikan harga bawang merah di pasaran sangat berbeda-beda. Di pasar tradisional Pa’baeng-baeng misal, harganya mencapai Rp 45 ribu per Kg, sementara di pasar Terong hanya Rp 35 ribu per Kg.

“Beberapa daerah sentra produksi bawang merah saat ini masih melakukan panen tapi sebenarnya itu bukan suatu alasan oleh masyarakat Sulsel tidak terpenuhi kebutuhannya,” jelasnya.

Ia juga mengaku jika selama ini pihaknya juga turut berperan aktif untuk mengantisipasi lonjakan harga bawang merah tersebut, dengan melakukan penyerapan bawang ketika terjadi lonjakan agar segera dilakukan pasar murah untuk masyarakat.

Di awal Ramadan ini, ditambahkan Muis, pihaknya telah menyiapkan stok bawang merah sekitar 40 ribu ton dan saat ini masih memiliki stok sekitar 21 ribu ton untuk dipasarkan di pasar murah nanti.

Arul Ramadhan

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …