Selasa , Januari 23 2018
Home / Budaya (page 18)

Budaya

Tari Gandrang Bulo Jenaka dan Sarat Kritikan Sosial

seni-3

Tari Gandrang Bulo merupakan salah satu tarian tradisional dari Sulawesi Selatan. Tarian ini biasanya dilaksanakan saat pesta rakyat. Dalam melakukan tarian ini, para penari diharuskan terlihat bahagia. Tari Gandrang Bulo berasal dari dua kata, yaitu gandrang yang berarti tabuhan atau pukulan, dan bulo yang berarti bambu. Para penari saat memperlihatkan …

Read More »

Lima Gender Dalam Kebudayaan Bugis

seni-2

Pembagian jenis kelamin di seluruh dunia yang kemudian dibarengi dengan tuntutan peran sosial disebut gender. Dalam hal tradisi dan adat-istiadat, tidak semua budaya memiliki pandangan sama dalam hal pembagian gender, yang ada hanya dua, pria dan wanita.  Suku Bugis di Sulawesi Selatan membagi masyarakat mereka menjadi 5 jenis kelamin yang …

Read More »

Adat Melayani Tamu Orang Bugis

seni-1

  Penghormatan bagi tamu adalah sesuatu yang bersifat universal. Akan tetapi setiap suku dan bagsa memiliki cara yang berbeda-beda. Bagi masyarakat Bugis, Tamu adalah raja. Itu pula mungkin yang dimaksudkan dengan istilah sipakaraja dalam cerita kuno nenek moyang orang Bugis. Bila tamu datang, orang Bugis akan segera berpakaian pantas. Mulai …

Read More »

Asal-usul Suku Bugis (2)

senibudaya-7

Penamaan Bugis merujuk pada nama raja pertama kerajaan Cina (bukan negara Tiongkok) yaitu La Sattumpugi. Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau pengikut dari La Sattumpugi. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayahanda dari Sawerigading. Dalam perkembangannya, komunitas ini berkembang dan membentuk beberapa kerajaan …

Read More »

Siri’ Naranreng, Harga Diri Tertinggi Suku Bugis

senibudaya-8

Bugis adalah Suku yang mempunyai keinginan sangat tinggi untuk berhasil. Dalam sebuah pernyataan adat, hanya untuk Siri’ lah kita hidup didunia. Itu lah sebabnya semua etnik Bugis akan mati – matian bertarung untuk meraih kesuksesan di daerah mana dia berada, meskipun nyawa adalah taruhannya. Seperti kita ketahui bagi suku Bugis …

Read More »

Tradisi Mattojang Suku Bugis

senibudaya-9

Mattojang adalah permainan ayunan raksasa yang terbuat dari dua buah pohon kapuk yang tinggi, kemudian tempat ayunan terdiri dari rotan. Bagi masyarakat Bugis, tradisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian upacara adat Sao Raja, yakni pencucian benda-benda pusaka peninggalan Arung Kulo. Namun seiring berkembangnya zaman, Mattojang tidak lagi diselenggarakan ketika upacara …

Read More »

Tradisi Menghormati Tamu Suku Bugis

senibudaya-10

Penghormatan pada tamu, adalah sesuatu yang bersifat universal, tanpa membedakan etnis dan agama. Begitu pula pada suku Bugis, memiliki cara tersendiri untuk memuliakan tamu.  Saat tamu datang, orang Bugis akan segera menggunakan pakaian yang sopan. Tamu akan segera dijemput di pintu dan dipersilahkan masuk ke rumah. Sudah menjadi tradisi orang …

Read More »