Selasa , Januari 23 2018
Home / News / CRC: Masyarakat Sulsel Apatis dengan Kinerja Legislator Senayan
DPRD-SULSEL

CRC: Masyarakat Sulsel Apatis dengan Kinerja Legislator Senayan

MAKASSAR – Mayoritas masyarakat di Sulawesi Selatan ternyata tidak peduli (apatis) dengan kinerja anggota DPR RI yang merupakan wakil mereka di senayan. Hal ini berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh lembaga survei profesional Celebes Research Center (CRC) pada periode Maret 2016.

Survei CRC ini terkait persepsi masyarakat terhadap kinerja anggota DPR RI daerah pemilihan Sulsel II dan III, mayoritas masyarakat tidak tahu atau tidak memberikan penilaian tentang kinerja wakilnya yang ada di senayan.

Lihat juga: Ini Kabar Baik Bagi PNS dan Legislator Yang Ingin Jadi Kepala Daerah

Direktur CRC, Herman Heizer, menuturkan mayoritas masyarakat yang ada di dapil Sul-Sel II meliputi Sinjai, Bone, Maros, Bulukumba, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, Pare-Pare dan dapil Sul-Sel III meliputi Sidrap, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Tana Toraja, Toraja Utara, Pinrang, Palopo tidak tahu atau tidak memberikan penilaian terhadap kinerja wakilnya yang ada di senayan.

“Bahkan rata-rata 90% masyarakat “no comment” ketika disodorkan pertanyaan soal itu” kata Direktur CRC Herman Heizer dalam rilisnya kepada MAKASSARTERKINI.com, Jumat 29 April 2016.

Dikatakan Herman, Jajaran legislator DPR RI yang menduduki 9 kursi dari 8 partai di dapil Sul-Sel II yakni Andi Rio Padjalangi (Golkar), Iwan Darmawan Aras (Gerindra), Syamsul Bahri (Golkar), Nasyit Umar (Demokrat), Taufan Tiro (PAN), Andi Ghalib (PPP), Akbar Faizal (Nasdem), Syamsu Niang (PDIP), Akmal Pasluddin (PKS).

Sementara di dapil Sul-Sel III sebanyak 7 kursi berhasil diduduki dari komposisi 6 partai yakni Fauziah Pujie Hatta (Golkar), Andi Nawir P (Gerindra), Fatmawati RMS (PPP), Markus Nari (Golkar), Bahrum Daido (Demokrat), Amran (PAN), Luthfy A. Mutty (Nasdem). Responden yang merepresentasikan demografi secara proporsional, rata-rata tidak tahu atau tidak memberikan penilaian terhadap kinerja wakilnya.

“Sebanyak 74,8% pemilih Akbar Faizal tidak tahu kinerjanya selama mejadi wakil rakyat di senayan. Disusul 79,9% pemilih Andi taufan Tiro, Andi Rio Idris Padjalangi (84,3%), Syamsu Niang (89,6%), yang paling tinggi mencapai angka 90% masing-masing Andi Iwan D Aras (90%), Andi Ghalib (90,6%), Andi Akmal Pasluddin (92,2%), Syamsul Bachri (92,6%), Nasyit Umar (93,6%) konstituen mereka di dapil Sul-Sel II tidak tahu apa yang dikerjakan oleh wakilnya” urai Herman.

Senada dengan persepsi masyarakat yang ada di dapil Sul-Sel II, dapil Sul-Sel III pun mayoritas masyarakat tidak tahu atau tidak memberikan penilaian terhadap kinerja wakilnya di senayan.

“Sebanyak 62,1% pemilih Luthfi A. Mutty, lalu pemilih Markus Nari (75,7%), Fatmawati Rusdi (79,6%), Bahrum Daido (84,6%), Andi Nawir (86,2%), Andi fauziah Pujiwatie Hatta (87,9%), Amran (94%) tidak memberikan penilaian terhadap kinerja mereka di DPR RI ini” sambungnya.

Pada aspek tingkat kepuasan terhadap kinerja anggota DPR RI di dapil Sul-Sel II dan III, dari persentase pemilih yang tahu soal kinerja masing-masing wakilnya, tampak tidak begitu signifikan atau memuaskan.

Dari data survei CRC, tingkat kepuasan terhadap kinerja anggota DPR RI dapil SulSel II dan III yakni: Akbar Faizal (15,2% puas, 8,1% tidak puas), Andi Akmal Pasluddin (2,6% puas, 4,9% tidak puas), Syamsu Niang (4,9% puas, 5,2% tidak puas), Syamsul Bachri (1,9% puas, 5,2% tidak puas), Andi Rio Idris Padjalangi (8,7% puas, 6,1% tidak puas), Andi Iwan D Aras (3,9 puas, 5,8% tidak puas), Muhammad Nasyit Umar (1,9% puas, 4,2% tidak puas), Andi taufan Tiro (11,7% puas, 5,2% tidak puas), Andi Ghalib (3,9% puas, 4,9% tidak puas). Kemudian di dapil SulSel III: Luthfi A Mutty (23,9% puas, 2,8% tidak puas), Markus Nari (17,8% puas, 4,0% tidak puas), Andi Fauziah Pujiwatie Hatta (6,5% puas, 4,7% tidak puas), Andi Nawir 9,4% puas, 3,4% tidak puas), Bahrum Daido (11,9% puas, 2,5% tidak puas), Amran (2,5% puas, 2,5% tidak puas), Fatmawati Rusdi (14,4% puas, 4,0% tidak puas).

“Jika diurut dari data yang ada, tingkat kepuasan pemilih yang paham terhadap kinerja wakilnya di parlemen tertinggi diraih oleh Akbar Faizal dan Luthfi A. Mutty di dapilnya masing-masing. Meskipun secara persentase tidak signifikan. Hal ini boleh jadi karena intensitas mereka melakukan sosialisasi terkait pencalonan mereka sebagai balon Gubernur Sulawesi Selatan pada pilkada mendatang” ulas Herman.

Lihat juga: Legislator Sebut Oknum Legislator Diduga Terlibat Dalam Penjualan Lahan Terminal

Herman mengungkapkan data hasil survei ini merupakan bentuk otokritik terhadap peningkatan kualitas kinerja wakil rakyat dengan harapan ke depan, mereka lebih menunjukkan konstribusinya bagi pengembangan daerah masing-masing.

“Ketidaktahuan ataupun ketidakinginan masyarakat dalam melakukan penilaian terhadap kinerja wakilnya bisa saja karena kurangnya sosialisasi atau kerja-kerja yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan mereka,” tutupnya.

Survei CRC dilakukan dengan menggunakan penarikan sampel secara acak. Jumlah sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan dugaan (margin error) +/- 3,4% pada selang kepercayaan 95%. Sampel terdistribusi secara proporsional. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung dengan menggunakan kuesioner oleh tenaga yang terlatih di bulan Maret 2016. Lingkup penelitian adalah responden yang sudah dewasa, yaitu berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Syariat Tella

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …