Selasa , Januari 23 2018
Home / Health / Dinas Kesehatan Parepare Belum Temukan Jajanan Buka Puasa Berbahaya
Kuliner-Makassar2

Dinas Kesehatan Parepare Belum Temukan Jajanan Buka Puasa Berbahaya

PAREPARE – Dinas Kesehatan Kota Parepare, mulai intens melakukan pemeriksaan jajanan berbuka puasa atau takjil.
Kepala Bidang Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Kasmawati mengaku, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya jajanan takjil, yang berbahaya dan tidak layak untuk dikonsumsi.

“Pedagang menggunakan bahan pewarna tambahan pangan (BTP), yang memang laik untuk dikonsumsi,” ujar Kasmawati, Kamis 16 Juni 2016.

Kasmawati menjelaskan, meski pihaknya terus intens melakukan pemantauan, namun tidak tertutup kemungkinan ada yang diluar pemantauan. Sehingga perlu dukungan semua masyarakat, agar segera melaporkan ketika ada ditemukan yang mencurigakan.

Lihat juga : Cinta Kita Pada Ramadhan

“Jadi makanan yang berbahaya itu karna mengandung pewarna tekstil, dengan ciri warna pada makanan lebih mencolok, bahkan tidak sedikit juga makanan yang menggunakan Rhodamil B dan Methanil,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota parepare, Muhammad Yamin, mengaku pihaknya akan intens terus melakukan pemantauan demi kenyamanan dan keamanan konsumsi buka puasa warga Parepare. “Kami sudah pasang tim khusus, yang intens pantau jajanan takjil ini,” katanya.

Yamin, sendiri memaparkan bahaya yang dapat ditimbullkan akibat memgkonsumsi makanan, yang mengandung sejumlah bahan pewarna tambahan. “Kalau warga mengkonsumsi makanan yang mengandung hal tersebut, akan menimbulkan efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan,” jelas Yamin.

Acca Ajatappareng

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …