Kamis , Februari 22 2018
Home / News / Dua Pembalap Binaan AHM Kibarkan Merah Putih Di ATC Qatar 2016
Foto:ist
Foto:ist

Dua Pembalap Binaan AHM Kibarkan Merah Putih Di ATC Qatar 2016

MAKASSARTERKINI.COM – Dua pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Gerry Salim dan Andi Gilang berhasil merebut podium pertama di ajang balap international Asia Talent Cup (ATC) 2016. Kali ini Gerry Salim dan Andi Gilang kembali mengibarkan Sang Saka Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya setelah menempati posisi pertama di #race yang berbeda pada seri kedua ATC yang berlangsung di Sirkuit Losail Qatar, Sabtu dan Minggu (19-20/3), sebelum ajang balap utama MotoGP berlangsung.

Sebelumnya, Gerry Salim sempat mengalami masalah dengan motornya saat sesi latihan, sehingga dia harus berlomba menggunakan motor cadangan. Namun dia tidak pernah menunjukan sikap menyerah. Pebalap muda asal Surabaya ini justru mampu meraih top speed tertinggi pada sesi kualifikasi dengan 215.1 km/jam.

Start pada posisi ke enam di race pertama, pebalap lulusan Honda Racing School ini mampu memposisikan dirinya bersaing di rombongan terdepan. Dengan semangat bersaing tinggi, Gerry Salim mampu menerobos ke posisi 2 pada 3 lap terakhir. Pada lap terakhir, Gerry Salim mulai memacu motornya dan overtaking para pebalap di depannya serta mengakhiri balapan 14 lap pada posisi pertama dengan catatan waktu 31’27.084. Sementara itu, Andi Gilang mengakhiri race pertama pada posisi ke-5.

“Balapan saya di seri Qatar ini dari awal sesi latihan tidak berjalan mulus. Motor utama saya bermasalah dan saya harus pakai motor cadangan saat kualifikasi dan dapat posisi start 6. Besoknya untuk persiapan race saya minta ke chief untuk memindahkan suspensi depan belakang motor saya yang asli ke motor cadangan dengan harapan engine OK dan suspensi OK. Pada race pertama saya mampu mengikuti rombongan depan dan begitu 3 lap terakhir saya coba push, alhamdulilah bisa juara 1.” ujar Gerry Salim‎.

Sementara itu, di awal balapan, Andi Gilang berusaha memaksimalkan keuntungan start pada posisi kedua. Bertarung dengan pebalap Thailand, Somkiat Chantra dari awal lap Andi Gilang terus berusaha menempel pebalap di depannya tersebut. Menjelang garis finish, Andi Gilang mulai memacu motornya dan mampu overtaking di detik-detik terakhir sehingga meraih posisi pertama di race kedua dengan raihan waktu 30’57.662.

“Pada race 1 kondisi angin sangat kencang sekali sehingga susah sekali untuk melepaskan diri dari rombongan. Saya coba menusuk lewat late breaking dari sisi inside juga kurang berhasil. Pada race kedua, kondisi angin tenang dan membuat saya bisa memaksimalkan racing line saya. Saya & Chantra bisa lepas dari rombongan sekitar 5 detik. Di sini saya berpikir untuk sabar saja dan coba mengukur slipstreaming untuk melewati Chantra. Alhamdulilah strategi ini tepat dan saya bisa meraih podium pertama.” ujar Andi Gilang.

Dengan berakhirnya seri Qatar, saat ini Gerry Salim memimpin klasemen sementara ATC 2016 mengungguli pebalap-pebalap berbakat dari negara lain. Sementara itu rekannya Andi Gilang berada pada posisi 5 dan Irfan Ardiansyah di posisi 9.

 

Suriani Echal Panca

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …