Selasa , Januari 23 2018
Home / Ekonomi / Ekspor Sulsel turun, Pengamat Ekonomi: Sulsel butuh negara tujuan baru
Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Anas Anwar Makkatutu. / Andini Ristyaningrum
Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Anas Anwar Makkatutu. / Andini Ristyaningrum

Ekspor Sulsel turun, Pengamat Ekonomi: Sulsel butuh negara tujuan baru

MAKASSAR – Menurunnya ekspor Sulsel pada September lalu terjadinya karena disebabkan beberapa faktor. Salah satunya karena melemahnya kondisi ekonomi di beberapa negara tujuan ekspor. Diketahui hingga saat ini lima negara tujuan Sulsel yang masih mendominasi yaitu Jepang, Amerika Serikat, Tiongkok, Australia, dan Malaysia.

Menanggapi hal itu, Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Anas Anwar Makkatutu mengatakan, Sulsel sebaiknya mencari pasar baru dari negara lain. “Sehingga masih memungkinkan dibeli hasil ekspor kita jika terjadi perlambatan ekonomi di negara-negara besar yang menjadi negara tujuan ekspor Sulsel,” ungkap Anas kepada MAKASSARTERKINI.COM, Senin 17 Oktober 2016.

Salah satu negara tujuan ekspor menurut dosen Fakultas Ekonomi Unhas ini misalnya di wilayah Timur Tengah. Menurutnya, pasar di negara-negara tersebut juga berpotensi untuk menjadi negara tujuan ekspor Sulsel.

Anas juga menjelaskan dengan kondisi ekspor yang menurun bisa jadi akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Sulsel hingga akhir 2016 ini. “Meskipun kita masih belum bisa memastikan, karena masib ada bulan berjalan. Yang pasti kalau masih tetap begini akan berdampak buruk bagi perekonomian Sulsel,” jelasnya.

Ia juga menyarankan untuk aktivitas ekspor sebaiknya dilakukan pengolahan komoditi sebelum dilakukan ekspor. Jadi, tidak tergantung harga raw material lagi jika yang diekspor berupa barang mentah.

Diketahui, nilai ekspor Sulsel di September menurun sebesar 6,53 persen dari bulan sebelumnya. Pada Agustus nilai ekspor Sulsel tercatat mencapai 118,18 juta dolar AS, sementara di September menurun jadi 110,46 juta dolar AS. “Semua sangat tergantung pada regulasi,” tutup Anas. (A)

Andini Ristyaningrum

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …