Sabtu , Februari 24 2018
Home / News / Ferdinand Sinaga Terancam Dicoret dari Skuat PSM?
Pemain PSM Makassar berlatih di pulau panambungan Pangkep Sabtu, 26 Maret 2016
Pemain PSM Makassar berlatih di pulau panambungan Pangkep Sabtu, 26 Maret 2016

Ferdinand Sinaga Terancam Dicoret dari Skuat PSM?

MAKASSAR – Manajemen PSM bakal mendaftarkan 26 pemain dalam putaran pertama Indonesia Soccer Championship (ISC) yang akan berlangsung pada 29 April 2016. Namun, pemain yang didaftar tersebut masih bisa dicoret dan diputuskan kontraknya, dengan syarat jika bersikap tidak profesional, mengalami cedera berkepanjangan dan performanya tidak bagus.

Direktur Klub PSM, Sumirlan, menegaskan pihaknya hanya membutuhkan pemain yang bisa memberikan kontribusi kepada tim. Sehingga ia tidak segan-segan mencoret pemain yang bengal dan tidak profesional menjelang ISC. Pasalnya, para pemain ini digaji oleh manajemen PSM, sehingga mereka harus memiliki itikad baik jika ingin membela tim.

Lihat juga: Malam ini PSM Vs Persipura, Berikut Preview Pertandingannya

“Pemain ini seperti karyawan cuma beda nama saja karena profesinya bermain bola, jadi kita bisa saja coret kalau tak profesional,” tutur Sumirlan kepada MAKASSARTERKINI.com, Selasa 19 April 2016.

Penegasan yang dilakukan manajemen PSM, lanjut Sumirlan, setelah melihat aksi pemain sayap kanan, Ferdinand Sinaga yang sangat mengecewakan ketika PSM menjamu Bali United di Stadion Mattoangin pada Minggu 17 April 2016. Ferdinand dianggap tidak profesional ketika tim pelatih menariknya keluar di babak kedua kemudian memasukkan Basri Lohy.

Lihat juga: Boaz cs Menang Tipis Atas Bali United. Ini Jalannya Pertandingan

“Masa dia (Ferdinand) langsung buka bajunya di depan tribun VIP Utama, kemudian masuk ke ruang ganti. Itu paling saya tidak suka,” tegasnya.

Meski begitu, menurut Sumirlan, pihaknya sudah memanggil pemain yang bersangkutan untuk meminta maaf kepada tim pelatih. Hal itu dilakukan agar didalam kubu Juku Eja ini tidak ada masalah internal menghadapi ISC mendatang. “Tapi Ferdinand sudah minta maaf,” tutur dia.

Khiyar

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …