Selasa , Januari 23 2018
Home / - / Flores, Surga Karya Tenun Khas “Nusa Bunga”
Terkait penghasil kain tenun berkualitas, Flores termasuk dalam daftar unggulan. Untuk mencari tenun berkualitas, wisatawan dapat menyusuri lima desa yang tersebar di pelosok Flores untuk mengagumi kekayaan motif kain tenunnya. / 
Foto: Google
Terkait penghasil kain tenun berkualitas, Flores termasuk dalam daftar unggulan. Untuk mencari tenun berkualitas, wisatawan dapat menyusuri lima desa yang tersebar di pelosok Flores untuk mengagumi kekayaan motif kain tenunnya. / Foto: Google

Flores, Surga Karya Tenun Khas “Nusa Bunga”

ENDE – Zamrud khatulistiwa, demikian orang asing menerjemahkan Indonesia dalam literatur dan bahasanya masing-masing. Orang-orang di benua biru Eropa mengenal Indonesia sebagai lumbung peradaban yang penuh khazanah budaya. Negeri yang terdiri dari rangkaian pulau ini sangat eksotis. Salah satunya adalah Flores, ranah Nusa Bunga di kawasan timur Indonesia (KTI).

Flores masyhur akan karya tenunnya. Bagi pecinta kain, tenun merupakan salah satu daftar wajib koleksi lantaran terhitung eksklusif dan tidak “mainstream”. Selain itu, belakangan ini beberapa desainer terkenal juga mulai melirik kain tenun. Berbanggalah, sebab Indonesia merupakan negeri yang dianugerahi motif kain tenun yang sangat kaya, terbentang dari Sabang sampai Merauke.

Terkait penghasil kain tenun berkualitas, Flores termasuk dalam daftar unggulan. Untuk mencari tenun berkualitas, wisatawan dapat menyusuri lima desa yang tersebar di pelosok Flores untuk mengagumi kekayaan motif kain tenunnya.

Ende, kota yang lokasinya di wilayah pesisir, persis berada di bagian tengah Pulau Flores, di antara Labuan Bajo dan Maumere, termasuk “lumbung” kain tenun. Kota ini terhitung belum terlalu ramai, jalan raya masih belum terlalu padat, belum ada mal besar, hanya satu-dua minimarket dan toko-toko yang menyediakan barang kelontong.

Lihat Juga : Yuk, Bertamu ke Desa Adat Megalitikum di Ende

Meskipun terhitung kota kecil, Ende menyimpan keberagaman. Dari depan hotel wisatawan menginap, yang lokasinya dekat Bandara Hasan Aroeboesman, terhampar pemandangan Gunung Meja, yang meskipun bukan gunung aktif, tampak perkasa dan menakjubkan. Legenda gunung itu mengukuhkan karakter sebagian besar masyarakat Ende yang menjunjung tinggi kemajemukan dan menghargai sesama.

Delapan kilometer di sebelah timur Kota Ende, dengan perjalanan sekitar 20 menit kendaraan bermotor, terdapat sebuah desa atau kelurahan bernama Onelako, Ndona. Desa ini mendiami wilayah datar yang ditumbuhi banyak pohon kelapa, tanaman kopi, dan kakao.

Jadi tidaklah mengherankan, meski termasuk wilayah pesisir udaranya masih terasa sejuk dan asri. Apalagi, di desa ini juga terdapat sumber mata air Wolowona. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari kota, memungkinkan desa ini dihuni warga berbagai suku, etnis, dan agama. Kemajemukan menyebabkan motif kain tenun yang dihasilkan juga lebih kaya dan beragam.

Desa Onelako merupakan kawasan sentra kelompok tenun ikat tradisional yang masih mempertahankan penggunaan pewarna alami. Biasanya, wisatawan disambut ramah di rumah warga setempat. Kebanyakan, warga memang bekerja sebagai penenun. Jika sudah bertandang ke salah satu rumah warga, biasanya wisatawan juga akan diperlihatkan beberapa helai kain tenun ikat hasil karya mereka yang sangat indah.

Kain-kain itu didominasi warna cokelat dan merah bata dengan bahan dasar warna hitam. Warna inilah yang menjadi ciri khas dari Desa Onelako dan Kota Ende pada umumnya. Ciri khas lainnya, penggunaan hanya satu jenis motif di tengah-tengah kain.

Selain tipikalik, kebanyakan kain tenun itu memiliki motif, di antaranya Jara Nggaja (kuda dan gajah), Sinde Ular Kobra, Mata Pea, Mata Rajo, Mata Ria (daun sukun), dan Karara (buah sukun). Sukun memang identik masyarakat Ende. Bahkan, pendiri negeri ini, Soekarno, menemukan ide sila-sila Pancasila saat tengah merenung di bawah pohon sukun yang bercabang lima.

MAKASSARTERKINI.com

Check Also

Sekretaris Jendral Golkar Idrus Marham. / Muh Nasruddin (Dok MT)

Golkar siapkan Nurdin Halid di pilgub Sulsel

MAKASSAR – Partai Golkar mulai mempersiapkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin …