Sabtu , Februari 24 2018
Home / Pendidikan / Guru di Makassar Dipukul, DPRD Akan Buat Ranperda Perlindungan Guru
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar memberikan keterangan  atas insiden pemukulan yang menimpa salah seorang guru SMKN 2 Makassar. / Foto: Suriani Echal Panca
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar memberikan keterangan atas insiden pemukulan yang menimpa salah seorang guru SMKN 2 Makassar. / Foto: Suriani Echal Panca

Guru di Makassar Dipukul, DPRD Akan Buat Ranperda Perlindungan Guru

MAKASSAR – Adanya insiden pemukulan guru SMKN 2 Makassar yang dilakukan orang tua siswa, Adnan Achmad (38 tahun) pada Rabu (10/8/2016) kemarin, mendapat respons yang luar biasa dari berbagai pihak. Tak terkecuali, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar ikut prihatin atas insiden tersebut.

Komisi DPRD Kota Makassar yang dipimpin langsung Ketua Komisi D DPRD, Mudzakkir Ali Djamil bersama anggota DPRD lainnya mengunjungi SMKN 2 Makassar yang berlokasi di Jalan Pancasila, Makassar, Kamis (11/8/2016) siang.

Kunjungan para anggota DPRD Kota Makassar sebagai bentuk dukungan moral terhadap kejadian yang menimpa salah seorang guru SMKN 2 Makassar ini, Komisi D DPRD Makassar akan membuat rancangan peraturan daerah (Ranperda) perlindungan terhadap guru.

Ketua Komisi D DPRD Makassar Mudzakkir Ali Djamil saat memberikan keterangan di ruang Kepala Sekolah SMKN 2 Makassar mengatakan akan menindaklanjuti kasus yang dialami guru mata pelajaran Arsitektur SMKN 2 Makassar. Adapun bentuk tindak lanjut DPRD adalah akan membuat Ranperda perlindungan guru.

“Semoga kasus pemukulan yang terjadi di SMKN 2 Makassar ini merupakan yang pertama dan terakhir. Makanya, kami akan merancang Perda inisiatif perlindungan terhadap guru,” ujar Ketua Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Makassar tersebut.

Mudzakkir menambahkan, untuk mencegah kejadian kasus di SMKN 2, pihaknya akan membuat standar operasional prosedur (SOP) yang akan diberlakukan di seluruh sekolah di Makassar.

“SOP tersebut akan mengatur akses para tamu yang datang ke sekolah. Tamu tidak boleh langsung mengakses ke dalam ruangan atau wilayah sekolah, tetapi hanya sampai di ruang tamu,” tutupnya.

Suriani Echal Panca

Check Also

Wali Kota Parepare Taufan Pawe saat diabadikan beberapa waktu lalu. / Dok MAKASSARTERKINI.COM

Penetapan perangkat daerah baru Pemkot Parepare segera finalisasi

PAREPARE – Regulasi daerah atau peraturan daerah (Perda) tentang perangkat daerah baru dalam lingkup Pemerintah Kota …