Kamis , Februari 22 2018
Home / Headline / Harga BBM Turun Rp 500 Iuran BPJS Naik Rp 4.500 – Rp 20.500
Mengapa Harga BBM Tidak Turun? Ini Alasannya
Foto: Edwin

Harga BBM Turun Rp 500 Iuran BPJS Naik Rp 4.500 – Rp 20.500

MAKASSAR – Hari ini telah resmi di umumkan, bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mengalami penurunan harga sebesar Rp 500. Hal ini diperkuat dari adanya surat edaran dari pertamina yang berisi bahwa pertanggal 1 April 2016 pukul 00.00 harga Premium turun menjadi Rp 6.450/liter dari sebelumnya Rp 6.950/liter, kemudian harga solar dari awalnya di bandroel Rp 5.650/liter menjadi Rp 5.150/ liter.

Namun meski harga bbm turun, tidak serta merta menjamin bahwa biaya hidup masyarakat, utamanya menengah kebawah akan berkurang, sebab kabarnya biaya iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) saat ini mengalami kenaikan yang cukup memberatkan kantong masyarakat.

Menurut kabar yang beredar, iuran BPJS akan mengalami kenaikan mulai dari Rp 4.500- Rp 20.500. Berikut rincian iuran BPJS yang akan diberlakukan pada April ini:

Kelas 1 : Rp59.500 menjadi Rp80.000

Kelas 2 : Rp42.500 menjadi Rp51.000

Kelas 3 : Rp25.500 menjadi Rp30.000

Meski ada yang menyebutkan bahwa tarif tersebut kini mulai diberlakukan, namun belum ada pemberitahuan resmi yang dikeluarkan oleh pihak BPJS sendiri, ini terlihat dari situs resmi BPJS yang masih memasang informasi iuran perbulannya dengan tarif lama.

“Iuran bagi kerabat lain dari pekerja penerima upah (seperti saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dll); peserta pekerja bukan penerima upah serta iuran peserta bukan pekerja adalah sebesar:

  1. Sebesar Rp. 25.500,- (dua puluh lima ribu lima ratus rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III.
  2. Sebesar Rp. 42.500,- (empat puluh dua ribu lima ratus rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas II.
  3. Sebesar Rp. 59.500,- (lima puluh sembilan ribu lima ratus rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I.”

Ini dikutip per 1 April 2016 melalui bpjs-kesehatan.go.id, situs resmi BPJS.

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …