Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Hasil Tes Narkoba Pengusaha Nasri Belum Juga Kelar. Ada Apa Yah?
HM Nasri dalam konferensi pers di RM Dinar Jalan Lamaddukelleng, Makassar, Kamis 7 April 2016
HM Nasri dalam konferensi pers di RM Dinar Jalan Lamaddukelleng, Makassar, Kamis 7 April 2016

Hasil Tes Narkoba Pengusaha Nasri Belum Juga Kelar. Ada Apa Yah?

MAKASSAR – Sudah hampir sebulan hasil pemeriksaan sampel rambut pengusaha asal Gowa, HM Nasri, bersama empat warga lainnya yang diduga pesta narkoba bersama mantan Komandan Kodim 1408/BS Makassar, Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty dan Kepala Komando Pusat Pengendalian Operasi Letnan Kolonel Inf Budi Iman Santoso, belum juga ada hasil.

Saat pemeriksaan di kodam, kelima warga sipil itu urinenya mengandung zat psikoaktif, sedangkan di BNNP Sulsel, hanya satu orang saja yang urinenya positif mengandung zat psikoaktif. Karena itu dilakukan kembali tes rambut.

Lihat juga: Putra Toraja Jadi Komandan Kodim 1408/BS

Kelima warga sipil yang dimakud, yakni Nasri (47) dan istrinya Uci, warga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa; Bimang, warga Jalan Sungai Limboto, Makassar; Aswar, warga Jalan Minasa Upa, Makassar; dan Fitry warga Jalan Perintis Kemerdekaan.

Dikonfirmasi MAKASSARTERKINI.com terkait hal itu, Kepala Seksi Penyidik Tindaklanjut Pengejaran BNNP Sulsel, AKP Aidil Aqza, menjelaskan, pemeriksaan laboratorium dilakukan di BNN Pusat. Pihaknya mengaku juga masih menunggu hasil pemeriksaan tes rambut tersebut. “Kami juga masih menunggu,” ujar Aidil Selasa 3 Mei 2016.

Aidil mengatakan, bahwa terkait dengan berjalannya waktu ‎pihaknya pun tak berkomentar. Namun diakuinya jika pihaknya yang mengirim tes sampel rambut kelima warga sipil tersebut

“Sekaitan hasil pemeriksaan kami juga ini belum tahu. Alasan apa dari laboratorium BNN pusat, belum mengeluarkan hasilnya. Kami belum bisa sembarang mengatakan kalau belum ada hasilnya,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sulsel, Ishak Iskandar, menuturkan belum keluarnya hasil laboratorium karena bisa saja cairan yang diuji ke laboratorium merupakan narkotika jenis baru atau New Psychoaktive Subtances (NPS).

Lihat juga: Pangdam Bantah Keras Pengakuan Pengusaha Nasri

Sebelumnya, Kepala BNN Provinsi Sulsel, Agus Budiman Manalu, menjelaskan, lima warga sipil yang diringkus bersama Dandim itu hanya satu yang positif menggunakan narkoba.

Diakui, pemeriksaan yang dilakukan di Kesdam VII Wirabuana memang awalnya hasil urine kelima warga sipil itu dinyatakan positif. Namun, kata Dia, setelah dilakukan pemeriksaan urine di BNN, hanya satu dari lima warga sipil yang positif.

“Sehingga hanya satu yang dinyatakan positif, itu pun dikategorikan sebagai penyalahguna saja, sehingga akan dirawat jalan,” tutur dia.

Herman Kambuna

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …