Kamis , Februari 22 2018
Home / Ekonomi / Ini alasan bank dan warga tidak mau terima uang koin

Ini alasan bank dan warga tidak mau terima uang koin

MAKASSAR – Masyarakat Indonesia dalam melakukan transaksi tunai sehari-hari menggunakan salah satu instrumen sistem pembayaran yang ditetapkan oleh pemerintah. Yaitu uang kartal, yang terdiri dari uang kertas dan uang logam.

Namun seiring dengan perjalanan waktu, penggunaan uang logam menjadi kurang optimal. Kondisi tersebut antara lain terjadi di Sulawesi Tenggara. Dimana masyarakat kurang mengoptimalkan manfaat dari uang logam sebagai alat transaksi.

Kondisi ini antara lain tercermin dari data uang logam yang diedarkan oleh Bank Indonesia Kendari yang cenderung mengalami penurunan.

Berdasarkan informasi dari seksi Perkasan, berkurangnya penggunaan uang logam khususnya pecahan Rp 100,00 dan Rp 200,00 antara lain diakibatkan adanya penolakan oleh pihak pedagang untuk menerima pembayaran. Dengan alasan uang tersebut sudah tidak berlaku dan bank tidak mau menerima setoran dengan uang logam pecahan Rp 100,00 dan Rp 200,00. Isu tersebut terjadi di Kota Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Lihat juga : Wow.. Bank Indonesia terbitkan uang koin 850.000 rupiah

Mengacu pada isu yang beredar tentang tidak berlakunya beberapa jenis uang logam, penelitian Bank Indonesia menyebutkan sebagian besar responden, baik responden bank, pedagang, maupun perorangan menyatakan tidak pernah menolak menerima uang logam dan hanya sebagian kecil yang menolak menerima uang logam.

Hasil survei menunjukkan bahwa responden bank, responden pedagang, dan  responden perorangan pernah menolak menerima uang logam.

Responden Bank menyatakan alasan menolak untuk menerima uang logam adalah :

  1. Nasabah membawa uang logam dalam keadaan tidak rapi (bercampur dengan kapur) sehingga menghambat transaksi di teller
  2. Ketentuan Bank Indonesia
  3. Uang belum disusun

Adapun alasan responden pedagang menolak untuk menerima uang logam adalah :

  1. Susah disimpan
  2. Mudah hilang
  3. Banyak yang menolak
  4. Ragu tidak dapat ditukar lagi

Sementara itu, responden perorangan menyatakan alasan menolak untuk menerima uang logam adalah: 1. Susah disimpan

  1. Mudah hilang
  2. Berat untuk dibawa
  3. Repot dibawa
  4. Isu uang logam tidak laku

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …