Rabu , Februari 21 2018
Home / Budaya / Ini Alasan Wali Kota Danny Jarang ke Warung Kopi
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengetes pengetahuan lurah terkait sistem kantongnisasi sampah saat rapat evaluasi camat dan lurah di Jalan Amirullah, Senin, 28 Maret 2016
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengetes pengetahuan lurah terkait sistem kantongnisasi sampah saat rapat evaluasi camat dan lurah di Jalan Amirullah, Senin, 28 Maret 2016

Ini Alasan Wali Kota Danny Jarang ke Warung Kopi

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan selalu mendapat pertanyaan dari warga dan teman dekatnya. Kenapa setelah jadi Wali Kota jarang bersantai di warung kopi.

“Saya hanya bisa jawab, saya harus fokus benahi sistim dalam pemerintahan. Kalau sudah beres semua, baru saya bisa sering sering menikmati kopi di warung kopi,” kata Danny saat rapat koordinasi dengan camat dan lurah di kediamannya Jalan Amirullah Senin, 28 Maret 2016.

Danny mengatakan, berkunjung ke warung kopi hanya bisa Dia lakukan jika ada undangan dari teman, atau ada acara yang kebetulan berlangsung di warung kopi. “Kalau semua program kerja pemerintah Kota sudah terwujud, bolehlah saya sering sering nongkrong di warung kopi,” katanya.

Lihat juga : Pengunjung Sedang Bahas Ini Saat Mobil Seruduk Phoenam

Danny mengatakan, beberapa program yang perlu digenjot adalah pengelolaan sampah Kota Makassar. “Kita ingin Makassar kembali mendapatkan Adipura, meski masih ada segelintir warga yang selalu pesimis bahkan tidak senang jika Makassar mendapat Adipura,” katanya.

Camat dan Lurah juga harus memperbaiki pengelolaan anggaran dan laporan keuangan. “Agar Makassar bisa meraih predikat wajar tanpa pengecualian dari badan pemeriksa keuangan,” kata Danny.

Danny juga meminta Camat dan Lurah sebagai pejabat pemerintah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat bisa bekerja dua kali lebih baik. “Jangan ada warga miskin, kelaparan, sakit sakitan tanpa diketahui oleh lurah dan camat. Jalankan komunikasi dengan RW dan RT,” katanya.

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …