Kamis , Februari 22 2018
Home / Headline / Ini Bukti Toilet Mal Panakkukang Lebih Layak Ketimbang Musala
Pengunjung sedang shalat di musalah Mal Panakkukang Makasssar, Selasa 3 Mei 2016 / Foto Herman Kambuna
Pengunjung sedang shalat di musalah Mal Panakkukang Makasssar, Selasa 3 Mei 2016 / Foto Herman Kambuna

Ini Bukti Toilet Mal Panakkukang Lebih Layak Ketimbang Musala

MAKASSAR – Perbedaan mencolok antara toilet dan musala di Mal Panakkukang akan terlihat jelas saat pengunjung hendak melaksanakan shalat. Untuk menuju musala pengunjung mesti naik ke lantai dua menggunakan eskalator.

Pantauan MAKASSARTERKINI.com, setelah tiba di lantai dua, maka pengunjung akan menemukan sebuah stiker pengarah yang bertuliskan “Musola” serta satu buah stiker besar yang bertuliskan “maaf tidak ada toilet”

Bahkan, para pengunjung yang hendak shalat tidak akan langsung tiba saat menemukan stiker pengarah tersebut. Mereka masih harus melewati dua tingkat tangga darurat tanpa dukungan udara yang memadai. Saat tiba di musala, maka pengapnya udara di dalam akan sangat terasa oleh para pengunjung.

Lihat juga: Arianto Burhan: Mending Bayar Masuk Musholla Mal Panakkukang yang Penting Nyaman

Suasana musala memang terlihat bersih. Namun, udara di dalam akan terasa sangat pengap karena tanpa ditunjang oleh pentilasi udara serta Air Conditioner (AC) yang banyak tersedia di toilet serta seluruh sudut MP. Hanya ada sekitar 5 kipas angin yang tersedia di dalam ruangan.

Musala MP tidak terdapat toilet
Musala Mal Panakkukang tidak terdapat toilet

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota Makassar, Mukhtar Tahir yang ditemui juga sempat melakukan shalat di musala ini. Kepada MAKASSARTERKINI.com, Mukhtar mengaku ikut merasakan pengapnya udara.

“Sangat jauh dari kesan layak memang, karena udaranya pengap dan tidak sesuai spesifikasi,” kata Mukhtar sesaat setelah menunaikan shalat, Selasa 3 Mei 2016.

Bahkan, Mukhtar juga ikut membandingkan kelayakan toilet di MP yang mewajibkan pengunjung membayar Rp2000 saat hendak buang hajat. Standar kelayakan di toilet kata Mukhtar, tampak lebih diprioritaskan pengelola. Mukhtar mengaku hanya di MP saja dirinya membayar saat hendak buang air kecil.

Lihat juga: Mall Panakkukang Dihujat Karena Telantarkan Musala

“Saya pernah ke mal di jakarta juga, tapi semua toilet di sana gratis bagi pengunjung. Cuma di MP saja ini yang toiletnya membayar,” sesal Mukhtar.

Untuk membuktikan perihal tersebut, MAKASSARTERKINI.com mencoba menuju ke toilet lantai 1 MP. Saat hendak masuk ke toilet, akan ada dua penjaga yang menyiapkan tiket masuk dengan standar biaya Rp 2000 yang tertulis pada dinding meja.

Suasana toilet jelas sangat berbeda dengan musala. Cleaning Service (CS) terus menerus bersiap membersihkan berbagai kotoran yang menempel di lantai. Bahkan, ruangan toilet juga dilengkapi oleh AC yang semakin memanjakan para pengunjung.

Syariat Tella

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …