Rabu , Februari 21 2018
Home / Budaya / Ini foto Golden Memories Makassar tahun ’70 dan ’80-an
Gerbang lapangan Karebosi, tahun 1981   Koleksi : Het Reis boek naar Indonesië
Gerbang lapangan Karebosi, tahun 1981 Koleksi : Het Reis boek naar Indonesië

Ini foto Golden Memories Makassar tahun ’70 dan ’80-an

MAKASSAR – Inilah foto Golden Memories Kota Makassar tahun ’70 dan ’80-an, koleksi dari ‘Het reis boek naar Indonesië ‘ yang merupakan kumpulan cerita dan foto perjalanan orang asing ke daerah-daerah di Indonesia.

Buku yang sempat di koleksi oleh Bapak Irsal Kasim (Warga Makassar yang berdiam di Swedia) ini, menggambarkan beberapa bangunan penting di Kota Makassar pada saat itu.

“Saya punya bukunya terbitan 1990, sekarang tidak terbit lagi tapi penerbitnya Periplus, nama bukunya sekarang Indonesie”, tutur Irsal Kasim.

Pada jaman tersebut kamera digital belum ada sehingga koleksi foto biasanya merupakan hasil scan dari hasil cetakan foto, dan kondisi Makassar pada tahun tersebut tentu jauh berbeda dari sekarang.

Baca Juga: Ini video Presiden Soekarno kunjungi Unhas tahun 1962

Silahkan simak dan sekaligus bernostalgia dengan foto-foto Makassar tahun ’70 dan’80-an.

Lokasi yang paling menyolok perbedaannya terlihat pada dari Fort Rotterdam ke arah pantai, lalu gedung Grand Hotel di Jalan Ahmad Yani yang telah berganti menjadi Gedung BRI saat ini.

Tampak lapangan Karebosi dengan gerbangnya berupa patung yang mengangkat plang bertuliskan Ujung Pandang, gerbang jalan Somba Opu, serta Akai Department Store Jalan Pasar Ikan yang merupakan toko fashion paling top di Makassar pada jaman itu.

Bagi warga Makassar yang memiliki koleksi foto-foto lama Kota Makassar format warna atau hitam putih dengan menyebutkan sumbernya, silahkan kirimkan ke kami via email di: info@makassarterkini.com . Foto pilihan akan kami muat secara berseri di website www.makassarterkini.com

 

Pantai di Makassar dilihat dari Benteng Fort Rotterdam. Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië
Pantai di Makassar dilihat dari Benteng Fort Rotterdam. Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië

 

Pintu masuk ke penyeberangan pulau Kayangan di Makassar , tahun 1981 . Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië
Pintu masuk ke penyeberangan pulau Kayangan di Makassar , tahun 1981 . Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië
[nextpage title=”Next”]
Ruas jalan Nusantara. dimana terdapat jejeran toko - toko milik penduduk setempat . Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië.
Ruas jalan Nusantara, dimana terdapat jejeran toko – toko milik penduduk setempat.   Koleksi: Het Reis
boek naar Indonesië.      
Wajah Jalan Somba Opu tahun 1977. Koleksi : Het Reis boek naar Indonesië
Wajah Jalan Somba Opu tahun 1977. Koleksi : Het Reis boek naar Indonesië
[nextpage title=”Next”]
Suasana Losari dan Hotel MGH dengan Akai Dept. Store, potret malam hari. Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië.
Suasana Losari dan Hotel MGH dengan Akai Dept. Store, potret malam hari. Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië.

 

Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (sekarang kantor Balikota Makassar ). foto : 1974. Koleksi : Het Reis boek naar Indonesië
Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (sekarang kantor Balikota Makassar ). foto : 1974. Koleksi : Het Reis boek naar Indonesië
[nextpage title=”Next”]
Potret Grand Hotel di Makassar, tahun 1974. Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië
Potret Grand Hotel di Makassar, tahun 1974 (Sekarang jagi Gedung BRI di Jalan A. Yani). Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië

 

Jalan Urip Sumoharjo (sumber: Het Reis boek naar Indonesië )
Jalan Urip Sumoharjo . Koleksi: Het Reis boek naar Indonesië

 

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …