Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Ini Keluhan Penjual Ikan Saat Buka Bersama Deng Ical dan Fadly Padi
Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, dan Fadly Padi, buka puasa bersama penjual ikan di TPI Rajawali, Selasa 7 Juni 2016 / Herman Kambuna
Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, dan Fadly Padi, buka puasa bersama penjual ikan di TPI Rajawali, Selasa 7 Juni 2016 / Herman Kambuna

Ini Keluhan Penjual Ikan Saat Buka Bersama Deng Ical dan Fadly Padi

MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, dan vokalis band Padi, Fadly, menggelar buka puasa bersama para penjual ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rajawali, Makassar, pada Selasa 7 Juni 2016. Kehadiran Fadly sebagai pemerhati ekosistim, juga hadir beberapa tokoh masyarakat, perwakilan UPTD TPI Rajawali.

Sesaat sebelum memasuki waktu berbuka puasa, Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal, melakukan peninjaun di sekitaran TPI Rajawali, serta mendengarkan beberapa keluhan dan keinginan masyarakat sekitar. Keluhan itu antara lain, kurangnya pasokan ikan yang masuk ke TPI dikarenakan pendangkalan jalur kapal, menyulitkan kapal kapal merapat ke TPI Rajawali.

Lihat juga: Gara-gara Terpeleset, Begini Cerita Alumni SMK 8 Trouble di Gunung Bawakaraeng

Staf UPTD, Muh. Ali yang turut mendampingi Deng Ical, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penurunan bahkan mencapai 25 persen dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga dibutuhkan penanganan-penangan seperti pengerukan di jalur kapal, sehingga kapal pengangkut ikan dapat lebih mudah dalam menyalurkan ikan masuk ke TPI Rajawali.

Sementara itu, Ketua RW, Edi Kaseng, sangat mengharapkan adanya perhatian secara bersama, dikarenakan keberadaan TPI Rajawali menyangkut hajat hidup orang banyak, utamanya masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas di TPI.

Fadly, turut angkat bicara tentang kenangannya pada suasana TPI Rajawali sebagai salah satu tempat favoritnya saat kanak-kanak. “Saya yakin kita semua peduli akan lingkungan, demikian pula keberadaan ekosistem di sekitaran TPI Rajawali, dan saya percaya pemerintah kota Makassar memiliki rencana yang baik, dan tetap memberikan tempat bagi para nelayan,” ujarnya.

Herman Kambuna

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …