Kamis , Februari 22 2018
Home / Headline / Kadinkes Makassar: kalau dapat obat kedaluwarsa, jangan dikembalikan, laporkan!
Kadis Kesehatan Makassar, Naisyah Tun Azikin (foto: int)
Kadis Kesehatan Makassar, Naisyah Tun Azikin (foto: int)

Kadinkes Makassar: kalau dapat obat kedaluwarsa, jangan dikembalikan, laporkan!

MAKASSAR – Kadis Kesehatan kota Makassar Naisyah Tun Azikin meminta para konsumen yang mendapat obat kedaluwarsa agar tidak menukarkan kembali ke tempatnya membeli. Tetapi melaporkannya ke Dinas Kesehatan (Dinkes), Polisi dan Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM).

“Yang sedang kita antisipasi adalah toko-toko obat. Karena di situ kadang-kadang tanpa resep diperjualbelikan obat. Kuncinya adalah masyarakat, tolong kalau dapat obat kedaluwarsa jangan dikembalikan. Ambil obat itu laporkan ke kami,” ungkapnya, Senin (19/9/2016).

Saat ini diakui Naisyah, memang sedang marak peredaran obat kedaluwarsa. Oleh sebab itu, ia mengingatkan agar membeli obat sesuai mekanisme, dan sebaiknya melalui resep dokter.

“Memang ada aturannya, apa saja yang boleh dijual toko obat dan apotek. Apakah harus mengenakan resep dokter atau tidak,” jelasnya.

Obat dalam daftar G misalnya, tidak boleh diperjualbelikan tanpa resep dokter. Bahkan ada beberapa yang hanya bisa dikeluarkan dokter khusus, bahkan dokter umum pun tidak diperbolehkan.

Sejauh ini katanya, kerja sama telah dilakukan Dinkes Makassar, Kepolisian, dan BPOM. Itu melibatkan Puskesmas sebagai elemen terdepan pengawasan. “Mereka akan memantau seluruh apotek yang ada di wilayahnya, melihat (obat) yang kedaluwarsa maupun tidak,” terang Naisyah.

Untuk sanksi yang diberikan ada beberapa tahap. Mulai teguran, puncaknya adalah penutupan izin beroperasi. Naisyah menambahkan, 40 apotek nakal telah dideteksi di Makassar. Beberapa di antaranya sudah berhasil ditutup.

“Apotek Sehat misalnya, sudah ditutup. Penutupan dilakukan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) selaku pihak yang mengeluarkan izin,” tutupnya.

Arul Ramadhan

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …