Rabu , Februari 21 2018
Home / News / Kasus mayat tanpa kepala, Polisi minta warga tidak main hakim sendiri
Rumah pembunuh bayaran terduga pelaku pembunuhan Ohara dibakar warga, Minggu 9 Oktober 2016 /  Acca Ajatappareng (Dok MT)
Rumah pembunuh bayaran terduga pelaku pembunuhan Ohara dibakar warga, Minggu 9 Oktober 2016 / Acca Ajatappareng (Dok MT)

Kasus mayat tanpa kepala, Polisi minta warga tidak main hakim sendiri

 

MAKASSAR – Kasus pembakaran rumah salah seorang warga yang diduga sebagai pelaku pembunuhan dengan cara memenggal kepala korbannya, yakni Muhammad Arti alias Ohara, di Barru semakin memanas. Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan pun menghimbau agar warga tidak main hakim sendiri.

Sebagaimana diketahui, ratusan warga Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, kemarin, Minggu 9 Oktober 2016, langsung saja menyerbu kediaman terduga pelaku pembunuhan yang berinisial S tersebut.

“Saya menghimbau kepada warga untuk tidak main hakim sendiri,” ujar Frans.

Frans menambahkan, penindakannya serahkan saja pada pihak berwajib, karena main hakim sendiri sama saja dengan tindakan melawan hukum. “Percayakan pada aparat, jangan bertindak melanggar hukum,” jelasnya.

Sebelumnya, mayat Ohara ditemukan dalam kondisi tanpa kepala yang ditanam di belakang kandang sapi pada Kamis 22 September 2016 lalu. (D)

Prayudha

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …