Sabtu , Februari 24 2018
Home / Headline / Kebakaran terjadi di Jalan Pajenekang Makassar
Kebakaran terjadi di Jalan Pajenekang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu 16 Oktober 2016 sekitar pukul 08.15 Wita. Sebuah rumah warga sempat dilalap api di lantai dua, beruntung petugas pemadam kebakaran (Damkar) sigap memadamkan api sehingga tidak sempat merembes ke rumah warga lain. / Effendy Wongso
Kebakaran terjadi di Jalan Pajenekang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu 16 Oktober 2016 sekitar pukul 08.15 Wita. Sebuah rumah warga sempat dilalap api di lantai dua, beruntung petugas pemadam kebakaran (Damkar) sigap memadamkan api sehingga tidak sempat merembes ke rumah warga lain. / Effendy Wongso

Kebakaran terjadi di Jalan Pajenekang Makassar

MAKASSAR – Kebakaran terjadi di Jalan Pajenekang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu 16 Oktober 2016 sekitar pukul 08.15 Wita. Sebuah rumah warga sempat dilalap api di lantai dua, beruntung petugas pemadam kebakaran (Damkar) sigap memadamkan api sehingga tidak sempat merembes ke rumah warga lain.

Api disinyalir berasal dari korek api (korek gas) yang dimainkan seorang cucu pemilik rumah, H Andi Arafah (61) yang masih berusia empat tahun. Sebelum kebakaran terjadi, anak itu bermain-main dengan korek api.

“Api sempat membakar hangus kasur di lantai dua, tetapi belum sempat merambat ke lantai bawah. Adapun jendela dan kaca-kaca pecah, ini karena untuk memudahkan petugas Damkar menyiram air ke dalam. Ada enam Damkar yang menuju ke sini, tetapi karena api belum sempat membesar dan keburu dipadamkan, jadi hanya satu Damkar saja yang semprot (operasi),” terang AIPTU Phiter Tandi dari Polsek Bontoala ketika ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara, H Andi Arafah kepada MAKASSARTERKINI.COM, menjelaskan kronologi kebakaran. “Sebelum kebakaran, saya dan istri saya sedang berada di lantai satu untuk membersihkan rumah. Cucu saya dari lantai dua memang sempat bilang menemukan korek api. Saya bilang, simpan saja. Tidak lama kemudian, karena namanya anak-anak, ia ternyata bermain-main dengan korek api itu,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan pukul 08.55, api sudah sepenuhnya padam. Namun, belum diketahui berapa kerugian material yang timbul akibat kebakaran ini. Rumah yang ditempati untuk membuka usaha penjualan konveksi tersebut masih diperiksa petugas kepolisian.

Effendy Wongso

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …