Sabtu , Februari 24 2018
Home / - / Kecamatan Mamajang unggul dalam penataan lorong dan UMKM
Lorong di Kecamatan Mamajang
Lorong di Kecamatan Mamajang

Kecamatan Mamajang unggul dalam penataan lorong dan UMKM

MAKASSAR – Makassar menuju kota dunia merupakan program pemerintah kota yang saat ini terus dikembangkan. Seluruh elemen dilibatkan untuk mewujudkan program yang dicanangkan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

Salah satunya adalah program penataan lorong yang dilakukan seluruh kecamatan di Kota Makassar. Kecamatan Mamajang salah satu kecamatan yang terus mendorong jalannya program penataan lorong menjadi lorong yang lebih berkualitas dan berprestasi.

Camat Mamajang Fadli Wellang mengatakan, di wilayahnya ada sejumlah lorong yang menjadi lorong andalan dan kerap kali meraih penghargaan.

“Yang kami lakukan itu mulai dari menjaga kebersihan lorong hingga penataan taman di setiap kelurahan,” ungkap Fadli kepada Makassar Terkini di Kantor Camat Mamajang, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Selasa 4 Oktober 2016.

Tak salah jika pada 2015 lalu Kecamatan Mamajang berhasil menyabet piala bergilir Lomba Lorong PKK yang digelar oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar. Hal itu tak lantas membuat Fadli berpuas diri. Pembenahan terus dilakukan dengan melakukan banyak inovasi. Memberdayakan warga di Kecamatan Mamajang.

“Kita punya lorong andalan di Kelurahan Mandala Jalan Onta Lama, lorong ini yang pernah membawa kami meraih piala bergilir itu,” jelas Fadli.

Selain Kelurahan Mandala ada pula kelurahan lainnya yang juga menjadi lorong andalan Kecamatan Mamajang, Kelurahan Labuang Baji dan Bonto Bireang.

Mamajang punya 3 kelurahan yaitu Kelurahan Maricaya Selatan, Mamajang Luar, Mamajang Dalam, Baji Mappakasunggu, Bontolebang,  Karanganyar, Parang,  Labuang Baji, Pabbatang, Sambung Jawa, Bonto Biraeng, Tamparang Keke, dan Kelurahan Mandala.

“Dari 13 kelurahan itu ada sekitar 71 ribu jiwa di Kecamatan Mamajang,” ujar Fadli.

Pembinaan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga terus dilakukan oleh Fadli. Menurutnya, lorong menjadi salah satu sasaran untuk peningkatan pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan.

lorong-mamajang-2

Kecamatan Mamajang sudah mempromosikan produk sirup Markisa, yang merupakan salah satu produk UMKM di wilayahnya. Produk Markisa tersebut bahkan sudah dipasarkan ke hampir seluruh wilayah di Makassar.

“Produk UKM inilah yang terus kami dukung dan melakukan pembinaan untuk lebih dikembangkan lagi,” terang Fadli.

Program bersih drainase juga terus dilakukan, terlebih memasuki musim penghujan. Drainase kerap kali menjadi permasalahan utama. Pembersihan dan pembenahan drainase dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Mamajang.

Ada pula program sentuh hati. “Meski ini program pemerintah, kami yang menjalankan tentu harus secara maksimal,” ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk program sentuh hati ini adalah program dimana pihak kecamatan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk menerima konsultasi masyarakat. “Di program ini kami ingin melihat apa-apa saja yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat,” tambahnya.

Fadli berharap dari seluruh program yang telah dijalankan, keinginan Wali Kota Makassar Danny Pomanto bisa segera terwujud. “Kerja sama dan sinergitas yang baik dari seluruh stakeholder terkait perlu ditingkatkan,” katanya. [A]

Andini Ristyaningrum

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …