Senin , Januari 22 2018
Home / Event / Kegiatan Temu Wicara dan Kenal Medan akan bahas dampak kerusakan lingkungan
Acara Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan berlangsung di Kabupaten Bantaeng, Senin besok 16 Oktober 2016. / Prayudha
Acara Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan berlangsung di Kabupaten Bantaeng, Senin besok 16 Oktober 2016. / Prayudha

Kegiatan Temu Wicara dan Kenal Medan akan bahas dampak kerusakan lingkungan

MAKASSAR – Acara Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan berlangsung di Kabupaten Bantaeng, Senin besok 16 Oktober 2016.

Ahmad Jusli selaku Stering memaparkan, dalam kegiatan TWKM nantinya tidak hanya membahas seperti apa yang dipelajari dalam organisasi kepencintaalaman seperti gunung  hutan (mountainering), panjat tebing (rock climbing), susur gua, arung jeram, dan penyelam.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan pihaknya akan membahas dampak kerusakan alam dan memberi pemahaman terkait kerusakan lingkungan yang disebabkan manusia dan industri.

“Ini seperti kerusakan hutan kars di Maros, serta kurangnya kesadaran para pendaki saat mendaki gunung,” terang Jusli saat ditemui di Gedung Auditorium Al-Jibrah UMI, Minggu 16 Oktober 2016.

Jusli yang merupakan angkatan kedelapan Balai Belantara menambahkan, setelah mendiskusikan dampak kerusakan lingkungan tersebut, setidaknya dari hasil diskusi dapat dihimpun keputusan penting yang bakal diajukan kepada kementerian terkait untuk ditindaklanjuti.

“Kami berharap kegiatan bukan hanya seremoni belaka, akan tetapi ada isu penting yang terkait lingkungan,” ujarnya. (C)

Prayudha

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …