Kamis , Februari 22 2018
Home / Hiburan / Khoudia Diop, model populer dunia dengan kulit khas hitam seperti arang
Khoudia Diop, model dengan kulit sehitam arang ini menjadi terkenal setelah muncul dalam kampanye The Colored Girl. Kampanye yang digagas stylist Tori Elizabeth dan penyanyi Victory Jones tersebut dihadirkan guna merayakan kecantikan para wanita berkulit hitam. / Ist
Khoudia Diop, model dengan kulit sehitam arang ini menjadi terkenal setelah muncul dalam kampanye The Colored Girl. Kampanye yang digagas stylist Tori Elizabeth dan penyanyi Victory Jones tersebut dihadirkan guna merayakan kecantikan para wanita berkulit hitam. / Ist

Khoudia Diop, model populer dunia dengan kulit khas hitam seperti arang

MAKASSARTERKINI.COM – Seperti kata pepatah, tidak ada wanita di dunia ini yang tak cantik. Kecantikan itu, baik secara fisik seperti wajah maupun budi pekerti yang kerap disebut “inner beauty” selalu menyertai para wanita.

Namun jika ada wanita yang berhasil mamadukan keduanya, khususnya yang saat ini berprofesi sebagai model dunia, tentu tidak lain adalah Khoudia Diop.

Setiap wanita memiliki kecantikan yang berbeda-beda. Khoudia Diop, model asal Senegal ini misalnya juga memiliki kecantikan khas. Ia mendunia lantaran kecantikannya memiliki kulit hitam yang bagi banyak orang disebut sangat “gelap” atau hitam legam. Seperti apa?

Khoudia Diop, model dengan kulit sehitam arang ini menjadi terkenal setelah muncul dalam kampanye The Colored Girl. Kampanye yang digagas stylist Tori Elizabeth dan penyanyi Victory Jones tersebut dihadirkan guna merayakan kecantikan para wanita berkulit hitam.

Khoudia dalam foto kampanye The Colored Girl, ternyata memang paling menarik perhatian. Berdiri berdampingan belasan wanita kulit hitam lainnya, model ini tampak menonjol dibandingkan model berkulit hitam legam lainnya. / Ist
Khoudia dalam foto kampanye The Colored Girl, ternyata memang paling menarik perhatian. Berdiri berdampingan belasan wanita kulit hitam lainnya, ia tampak menonjol dibandingkan model berkulit hitam legam lainnya. / Ist

Khoudia bersama belasan wanita berkulit hitam berpose dalam arahan fotografer Joey Rosado. Dalam salah satu wawancaranya dengan media fashion populer di Amerika Serikat, ia menyebut kampanye yang dilakukan bersama  model berkulit hitam merupakan cara kami untuk mengekspresikan diri mereka sebagai wanita berkulit hitam.

“Dengan merayakan penampilan alami kami yang sering dikritik di media dan komunitas kulit hitam itu sendiri, kami hadirkan kampanye ini. Pasalnya, semua wanita itu cantik, tak peduli apa jenis kulitnya,” bebernya.

Khoudia dalam foto kampanye The Colored Girl, ternyata memang paling menarik perhatian. Berdiri berdampingan belasan wanita kulit hitam lainnya, model ini tampak menonjol dibandingkan model berkulit hitam legam lainnya.

Penampilan Khoudia dalam kampanye tersebut membuatnya jadi populer dan masif menuai pujian, khususnya di akun Instagram miliknya @melaniin.goddess.

“So beautiful! Just stunning! Thank you for being just a positive role model!” tulis seorang pengguna Instagram yang sudah menjadi penggemarnya.

“This model is pretty amazing! A perfect skin colour,” tulis seorang pengguna Instagram lainnya.

Bagi Khoudia, saat seseorang mendapat pujian biasanya ada kritikan atau “haters” juga turut mewarnai kepopulerannya. Ini juga diakuinya tanpa berusaha mencemooh para haters tersebut. Pasalnya, ia sadar tidak semua orang sepaham terhadap dirinya, yang dalam pandangan sebagian orang menyebut kulitnya sangat cantik.

“Bullying kepada saya biasanya berupa nama-nama aneh yang bertujuan membuat saya merasa sedih karena warna kulit. Faktanya, saya mencintai kulit sendiri apa adanya dan menunjukkannya kepada mereka semua, betapa saya tidak peduli apa pendapat mereka,” ujar Khoudia yang kerap disebut sebagai wanita “darky” itu.

Khoudia sendiri juga membuat nama akun Instagram yang seolah-olah meledek dirinya sendiri. Melaniin goddes, nama akun yang dipilihnya berarti dirinya adalah ratu melanin atau wanita yang kulitnya memiliki kandungan melanin sangat banyak sehingga kulitnya hitam seperti arang.

Kendati demikian, ia tidak skeptis terhadap kulitnya karena apa yang ia peroleh (dengan kulit legamnya) merupakan anugerah.

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …