Selasa , Januari 23 2018
Home / News / KSDA sita 147 satwa langka
Satwa langka dalam bentuk offset, disita oleh Balai Besar Konversi Sumber Daya Alam (KSDA) Sulawesi Selatan
Satwa langka dalam bentuk offset, disita oleh Balai Besar Konversi Sumber Daya Alam (KSDA) Sulawesi Selatan

KSDA sita 147 satwa langka

MAKASSAR – Balai Besar Konversi Sumber Daya Alam (KSDA) Sulawesi Selatan, telah menyita 147 satwa liar dalam bentuk offset (diawetkan) yang di lindungi Undang – Undang. Barang bukti itu rencananya akan dikirim melalui jasa pengiriman barang.

Satwa langkah tersebut terdiri dari Cendrawasih Kuning Kecil (Paradisaea minor) sebanyak 64  ekor dan Bulu Kasuari (Casuarius Sp) sebanyak 83 ikat.

“Upaya penyitaan ini sebagai langkah penegakan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam,” ujar Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Dody Wahyu Karyanto, kepada MAKASSARTERKINI.com, Rabu 12 Oktober 2016.

Dijelaskan Dody, rencananya barang tersebut akan dikirim ke Papua, dengan menggunakan jasa pengiriman barang. Akan tetapi offsetan teraebut tidak memiliki izin dari KSDA Sulsel, makanya terlapor yang bernama Paisal, membawanya ke KSDA untuk dilakukan penyitaan.

“Sanksi bagi siapa yang dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap satwa dilindungi adalah pidana penjara paling lama lima tahun, dan denda paling banyak Rp 100 juta,” tegasnya.

Saat ini, ungkap Dody, tim penyidik KSDA bekerjasama dengan tim penyidik Polda Sulsel, masih melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap kepemilikan satwa langka yang dilindungi Undang-Undang tersebut.

Terhadap satwa yang dilindungi, akan dilakukan penanganan khusus berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 447/Menhut-II/2003 tentang tata usaha pengambilan atau penangkapan dan peredaran tumbuhan dan satwa liar.

Prayudha

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …