Selasa , Januari 23 2018
Home / Headline / Legislator Jeneponto Dijebloskan ke Bui Terkait Korupsi Dana Aspirasi
Dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Parepare dimintai keterangannya oleh tim penyidik Kejati Sulselbar. Kejati mengambil keterangan keduanya terkait dugaan korupai proyek revitalisasi Pasar Senggol Parepare tahun penganggaran 2014-2015. / MAKASSARTERKINI.COM
Dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Parepare dimintai keterangannya oleh tim penyidik Kejati Sulselbar. Kejati mengambil keterangan keduanya terkait dugaan korupai proyek revitalisasi Pasar Senggol Parepare tahun penganggaran 2014-2015. / MAKASSARTERKINI.COM

Legislator Jeneponto Dijebloskan ke Bui Terkait Korupsi Dana Aspirasi

MAKASSARTERKINI.com – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawsi Selatan dan Barat akhirnya menahan anggota Banggar DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru, sebagai tersangka tindak pidana korupsi ‎dana aspirasi Jeneponto 2012-2013.

Tim penyidik kejaksaan, Noer Adi mengatakan, pertimbangan melakukan penahanan terhadap ‎Ketua PKB Jeneponto itu sesuai ketentuan UU No 17 tahun 2014 tentang susdup MPR DPR DPRD khusus pasal 245 ayat 3 huruf C dimana untuk tindakan penyidikan termasuk pemanggilan.

“Hal itu bisa dipanggil tanpa persetujuan tertulis selama yang bersangkutan masih aktif dan diduga melakukan korupsi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, alasan penahanan mengacu pada aturan hukum formil secara umum UU No 8 tahun 1991 pasal 21. Atas pertimbangan itu tim penyidik mengkhawatirkan tersangka lari

“Itu alasan penahanannya, kemunkinan nanti tersangka menggelapkan barang bukti atau melarikan diri,” terangnya.

Dia mengakui bahwa penyelidikan ini banyak kendala dimana banyak saksi yang diperiksa diambil keterangannya pada tahap penyelidikan ada yang susah untuk dihadirkan. Sehingga itu yang menghambat tim penyidikan. Meski begitu, proses penyelidikan tetap berlangsung secara bertahap‎.

“Bergulirnya penyidikan dana aspirasi ini akan terus diproses. Ini tersangka yang kedua, sebelumnya atas nama Syamsuddin juga ditahan,” katanya.

Perkara dugaan korupsi dana aspirasi DPRD Jeneponto ini menggunakan anggaran sebesar Rp 23 miliar, diduga melibatkan 35 legislator Jeneponto, Rekanan dan SKPD yang terlibat.

Herman Kambuna

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …