Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Legislator Makassar Minta Hotel Perjelas Regulasi Penerimaan Tamu
DPRD-SULSEL

Legislator Makassar Minta Hotel Perjelas Regulasi Penerimaan Tamu

MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar meminta hotel yang ada di Makassar baik itu hotel kelas melati hingga hotel berbintang, memperjelas regulasi penerimaan tamunya. Hal tersebut dikarenakan, semakin maraknya kasus seks bebas yang dilakukan oleh anak di bawah umur. Terlebih, kebanyakan kasus tersebut kerap kali ditemukan di hotel-hotel kelas melati.

Anggota komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat, Iqbal Djalil, mengatakan untuk penerimaan tamu setiap hotel harus meminta kartu identitas tamunya.

“Kita lihat saja yang terjadi sekarang, di mana logikanya tamu berseragam sekolah masuk hotel. Seragam SMP pula,” ungkap Ije sapaan akrabnya di DPRD Makassar, kepada MAKASSARTERKINI.com, Rabu 25 Mei 2016.

Lihat juga: Seks Bebas Kalangan ABG Marak, ini Ungkapan Legislator Makassar

Menurutnya, kasus seks bebas yang kerap ditemukan di hotel kelas melati perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Ije menekankan jika ada hotel yang masih melakukan hal tersebut, sebaiknya mendapat sanksi.

“Hotel-hotel itu jangan hanya cari keuntungan saja, mereka juga harus mereka juga harus perhatikan setiap tamu yang masuk. Jangan malah jadi fasilitator,” terang Ije.

Legislator fraksi PKS ini, menuturkan dengan adanya sanksi yang diberikan kepada hotel-hotel tersebut, bisa menjadi efek jera bagi hotel lainnya. Penutupan izin usaha lanjut Ije, bisa menjadi sanksi yang tepat bagi hotel yang masih menerima tamu di bawah umur.

“Kalaupun ada keperluan lain, harus jelas apa keperluannya. Tidak mungkin anak sekolah mainnya di hotel kan,” jelas Ije. Ia berharap, kasus-kasus seperti ini bisa segera ditangani oleh pihak yang bersangkutan. Terkait perilaku anak, orang tua juga memiliki peran penting untuk mengawasi anaknya.

Andini Ristyaningrum

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …