Selasa , Januari 23 2018
Home / Headline / LMP Sulsel Desak Pemkot Boikot Mal Panakkukang
Ketua LMP Sulsel Andi Nur Alim dan Sekretaris LMP Sulsel Djaya Jumain
Ketua LMP Sulsel Andi Nur Alim dan Sekretaris LMP Sulsel Djaya Jumain

LMP Sulsel Desak Pemkot Boikot Mal Panakkukang

MAKASSAR – Sekretaris Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan Djaya Jumain mendesak pemerintah kota (Pemkot) Makassar untuk memboikot Mal Panakkukang (MP). Hal itu kata Djaya, jika pihak pengelola MP tetap mengabaikan panggilan dewan untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Kalau pengelolanya tetap bersikeras, Pemkot sudah harus tegas. Kalau sampai panggilan dewan untuk RDP juga diabaikan ya mestinya pemkot melakukan boikot saja sementara,” kata Djaya kepada MAKASSAR TERKINI, Minggu 8 Mei 2016.

Menurut Djaya, pihaknya di LMP Sulsel sudah siap mengawal hasil RDP antara DPRD dan Pemkot Makassar. Djaya mengimbau kepada pihak pengelola MP untuk bersikap kooperatif terhadap pemerintah dalam memberikan penjelasan soal komersialisasi fasilitas umum (Fasum) seperti toilet berbayar di sana.

Lihat juga : Pemilik Mal Panakkukang Belum Ijinkan Pengelola Hadiri Panggilan DPRD Makassar

“Kami di LMP selaku ormas siap bergabung bersama pemkot dan DPRD dalam mengawal persoalan ini. Kalau mereka tetap bersikeras, kita akan menyurat ke Mall, dan kalau bersikeras juga kita akan turun aksi,” ujar Djaya.

“Tapi kita berharap panggilan DPRD tetap direspon karena posisinya sebagai pengawal aspirasi,” ungkapnya,” lanjutnya.

Selain itu, Djaya mengaku pihaknya juga akan mencari tahu soal gaji bagi para penjaga toilet di MP. Sebab kata dia, bisa saja gaji para karyawan yang dipekerjakan di toilet MP jauh dari standar Upah Minimum Kota (UMK) Makassar.

“Seluruh pekerja di MP juga harus diperhatikan standar gaji mereka. Jangan dipekerjakan dibawa UMK,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto ikut angkat suara perihal penggunaan fasilitas umum berbayar yang dibebankan pihak pengelola Mall Panakkukang (MP).

Danny sapaan akrab Wali kota mengatakan, dirinya sudah sering menerima keluhan masyarakat terkait komersialisasi fasilitas umum (fasum) di Mall yang terletak di kawasan Panakkukang itu.

Syariat Tella

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …