Selasa , Januari 23 2018
Home / Headline / Makassar Raih WTP, Danny: Ini Sejarah Baru
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menerima LHP BPK yang menyatakan Pemkot Makassar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menerima LHP BPK yang menyatakan Pemkot Makassar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Makassar Raih WTP, Danny: Ini Sejarah Baru

MAKASSAR – Sejak pertama kali Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemantauan keuangan daerah tahun 2003 lalu, berdasarkan Kepmen No. 29 tahun 2003, Makassar belum pernah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Karena itu Wali kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang telah berhasil membawa Makassar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun anggaran 2015 ini menyebutnya sebagai sejarah baru.

“Ini sejarah baru bagi kota ini dan merupakan kesyukuran bagi kita semua. Meski demikian, penghargaan ini bukanlah tujuan utama kita, tapi merupakan langkah awal untuk memperbaiki semua yang masih perlu di sempurnakan,” ucapnya usai Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD TA 2015 pemerintah Kabupaten / Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan di auditorium BPK RI perwakilan Sulsel, 30 Mei 2016.

Danny juga mengatakan masih akan terus berburu aset-aset, Fasum dan Fasos Pemkot Makassar yang hilang. Selain itu penyajian laporan keuangan dengan sistem real time melalui war room Makassar akan dilakukan. Sehingga bukan hanya karena kepentingan pemeriksaan WTP oleh BPK, tetapi Makassar selalu siap diperiksa setiap saat.

“Sehingga (pemeriksaan) WTP akan datang tidak susah karena setiap saat secara real time kita ada pemeriksaan,” pungkasnya.

Sebanyak 7 kabupaten/ kota di Sulsel berhasil meraih WTP tahun ini yakni, Kota Makassar, Kota Palopo, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Pangkep, Kabupateng Soppeng dan Kabupaten Wajo.

Smentara itu menurut kepala BPK perwakilan Sulsel Drs. Andi K. Lologau, MM., AK  menjelaskan beberapa tahun terkahir persoalan aset tetap Pemkot Makassar menjadi persoalan paling urjen.

“Nanti pada tahun 2015 dilakukan lagi kasus inventarisasi terhadap aset milik Pemkot Makassar. BPK kemudian melihat, menguji, dan memeriksa apakah sudah memenuhi standar atau tidak dan ternyata sudah sesuai standar,” kata Lologau.

Fasum/ Fasos Makassar menurut Lologau memang masih menjadi persoalan pelik yang mesti dihadapi karena kemungkinan hal tersebut telah berlasung selama puluhan tahun. Akan tetapi upaya dan kerja keras Pemkot Makassar di bawah nahkodah Danny merupakan sebuah hal yang patut diapresiasi sehingga sepatutnyalah Makassar meraih WTP.

Pemberian opini WTP ini didasarkan atas laporan keungan dengan empat kriteria yakni kesesuaian standar akuntansi pemerintah, efektifitas pengendalian interen, dan kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan.

“Pemberian opini ini juga memiliki batas matrealitas. Kalu diatas matrealitas yang ditentukan maka akan mempengaruhi opini. Tapi jika di bawah materialitas maka tidak akan mempengaruhi opini meskipun di kota atau kabupaten tertentu masih terdapat kelemahan pengendalian dan permasalahan ketidaktaatan peraturan dan itulah yang beri rekomendasi untuk diperbaiki,” terangnya.

Herman Kambuna

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …