Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Ogah Bayar Tarif Kencan, Kemaluan Pria Ini Dipotong oleh PSK
Lokalisasi - ilustrari
Lokalisasi - ilustrari

Ogah Bayar Tarif Kencan, Kemaluan Pria Ini Dipotong oleh PSK

MAKASSARTERKINI.com – Seorang wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) di Nairobi, Kenya, memotong kemaluan pria yang jadi pelanggannya karena menolak membayar usai berhubungan badan. Potongan kemaluan itu kemudian disimpan dalam kantong kertas.

Pria yang berusia 30 tahun itu ditemukan merintih kesakitan dengan darah mengucur di sekitar paha setelah pekerja seks itu memotong alat kelaminnya lalu melarikan diri.

Sebelumnya korban menjemput pekerja seks itu di jalanan Nakuru, Kenya pada Senin sekitar pukul 16:00 waktu setempat, dan membawanya ke apartemennya.

Baca juga: Guru Wanita Ditangkap Berhubungan Seks dengan Mahasiswa di Kuburan

Setelah berhubungan seks, korban yang tidak disebutkan namanya itu berdebat soal ongkos dan kekurangan uang yang dimilikinya, namun pelacur itu marah dan menyerangnya dengan keras.

Pelacur itu kemudian mengiris alat kelaminnya dengan pisau tajam lalu menempatkan potongannya ke dalam kantong kertas hitam.

Pria itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit di Nakuru dengan menggunakan taksi setelah tantenya tiba di rumah, yang telah dihubungi oleh tetangganya yang menemukan korban berlumuran darah berteriak minta tolong.

Baca juga: Beredar Video Snapchat, Gadis Pesta Seks dengan 25 Pria di Toilet Sekolah

Sopir taksi yang mengangkut korban mengalami pendarahan hebat lantas menelepon polisi setelah tiba di rumah sakit.

Polisi saat ini tengah memburu tersangka pekerja seks yang melarikan diri itu.

Kepala Polisi Stephen Macharia mengatakan korban bersantai di tempat tidur apartemennya setelah berhubungan seks saat insiden itu terjadi.

“Korban mengatakan kepada saya bahwa ia akan mengajak wanita itu untuk jalan-jalan tapi sayangnya dia tidak setuju karena tarif pembayaran itu hanya untuk seks saja, lalu menyerangnya dengan pisau tajam, ” kata Macharia kepada media yang dikutip Mirror, Minggu 23 Mei 2016.

Sementara Ibu korban kepada media lokal mengatakan merasa sedih karena harapannya untuk bisa melihat anaknya itu menikah dan satu hari membesarkan anak-anaknya telah pupus.

Baca Juga: Masturbasi Sama Pentingnya Menyikat Gigi, Ini 5 Alasannya

“Saya menerima telepon dari kakak saya memberitahu bahwa anak saya telah ditusuk, tapi dia tidak menjelaskan keadaan yang sebenarnya.” kata ibu korban kepada wartawan di rumah sakit.

“Sangat sedih karena saya ingin melihat dia bahagia membesarkan keluarganya dan melanjutkan garis keturunan keluarga kami.”

Ketika polisi tiba di apartemennya mereka menemukan bekas darah di lantai papan.

Baca juga: 6 Fakta tentang Orgasme Pria yang Mungkin Jarang Diketahui

“Bersama seorang wanita, tapi keponakan saya tidak menjelaskan kepada saya apa yang terjadi sebenarnya, saya terkejut melihat dia penuh darah di lantai termasuk pakaiannya” kata tante korban.

“Namun sopir taksi yang bergegas membawanya korban ke rumah sakit.”

Sopir Taksi itu mengatakan kepada polisi saat berada di rumah korban dia menemukan korban merintih kesakitan dan tantenya yang terus menenangkannya.

Dia mengatakan korban mengaku alat kelaminnya telah dipotong dan sisanya ditempatkan dalam kantong kertas hitam.

“Dia merasakan sangat kesakitan ketika saya menemukan dia di rumah, dia mengatakan seorang wanita telah dipotong kejantanannya.”

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …