Senin , Januari 22 2018
Home / Headline / Peringatan BKGN, RS Gigi dan Mulut Unhas siapkan 340 tenaga ahli
Pada peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin (Unhas), sebanyak 340 tenaga ahli yang disiapkan untuk melayani masyarakat. / Masyudi Firmansyah
Pada peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin (Unhas), sebanyak 340 tenaga ahli yang disiapkan untuk melayani masyarakat. / Masyudi Firmansyah

Peringatan BKGN, RS Gigi dan Mulut Unhas siapkan 340 tenaga ahli

MAKASSAR – Pada peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin (Unhas), sebanyak 340 tenaga ahli yang disiapkan untuk melayani masyarakat.

Peringatan BKGN ini akan memberikan pelayanan kesehatan gigi gratis untuk masyarakat Makassar dan sekitarnya. Kembali berkolaborasi dengan PT Unilever Indonesia, BKGN ini merupakan yang ketujuh kalinya digelar di Unhas.

“Untuk kali ini kami targetkan 1.200 orang yang akan diberikan pelayanan kesehatan gratis selama tiga hari,” ungkap Head of Profesional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk drg Ratu Mirah di RS Gigi dan Mulut Unhas, Kamis 13 Oktober 2016.

Dijelaskan, pelayanan kesehatan gigi gratis ini akan berlangsung hingga Sabtu 15 Oktober 2016. BKGN merupakan salah satu implementasi dari strategi Unilever Sustainable Living Plan (USLP). Di sini, produk pasta gigi Pepsodent mengambil peran untuk meningkatkan kesehatan gigi 100 juta masyarakat dunia di 2020.

“Kami juga berkomitmen menciptakan senyum Indonesia yang lebih sehat,” kata Mirah.

Ia juga menjelaskan, melalui BKGN kali ini Pepsodent juga ingin mengingatkan pentingnya peran orang tua untuk mengenal dan mengetahui bagaimana cara mencegah kebiasaan yang berakibat buruk pada kondisi kesehatan gigi dan mulut anak.

Lebih lanjut, Mirah menambahkan ada banyak hal yang sering dilakukan anak dan dianggap sepele dapat berpotensi menjadi kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi anak.

“Dengan mengenal kebiasaan buruk anak, maka orang tua bisa melakukan pencegahan sedini mungkin. Hal itulah yang juga akan kami sosialisasikan secara berkala, termasuk melalui BKGN,” jelasnya.

Pada pelayanan yang dibuka pukul 08.00-15.00 Wita ini masyarakat akan menerima layanan promotif, preventif, serta kuratif. Di sini, tujuh masalah gigi dan mulut akan dibantu untuk diperiksa. Ketujuh jenis layanan tersebut di antaranya pembersihan karang gigi (scalling), penambalan gigi, pencabutan gigi, pemeriksaan gigi anak, pengobatan gigi anak, serta penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. (A)

Andini Ristyaningrum

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …