Sabtu , Februari 24 2018
Home / News / Pesan Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah di Hari Kartini
Siswa Sekolah Putri Darul Istiqomah / Foto : Ismawan
Siswa Sekolah Putri Darul Istiqomah / Foto : Ismawan

Pesan Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah di Hari Kartini

MAROS – Setiap tanggal 21 April di Indonesia diperingati sebagai hari Kartini untuk mengenang jasa salah seorang pahlawan wanita Indonesia. Kumpulan surat-surat Kartini yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang telah menjadi inspirasi bagi pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Terlepas dari berbagai hal baik yang ada dalam diri Kartini, tentu saja di penjuru Nusantara ini banyak juga tokoh wanita Indonesia yang tak kalah inspiratif dan merupakan pejuang kemerdekaan dan pemberdayaan perempuan seperti Dewi Sartika di Bandung, Rohana Kudus, dan Rahmah El Yunusiyah di Padang, dan deretan para tokoh wanita lainnya.

Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan pesan (terutama kepada muslimah) berkaitan dengan pemberdayaan perempuan di Indonesia. “Perempuan adalah tiang negara, maka sebagai tiang negara tiap perempuan haruslah menjadi perempuan yang inspiratif, kontributif, dengan tetap berpegang teguh pada kodratnya sebagai seorang muslimah,” kata Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Maros, Muzayyin Arif Kamis 21 April 2016.

Lihat juga : Hari Kartini, Ini Pesan Wali Kota Danny Kepada Ibu Rumah Tangga

Di tengah berbagai permasalahan bangsa yang belum selesai sampai saat ini, kita membutuhkan banyak perempuan inspiratif dan kontributif untuk kemajuan negeri ini. Para perempuan di Indonesia (khususnya muslimah) dianjurkan untuk senantiasa mengamalkan akhlak mulia, dan menjadi perempuan-perempuan Al Quran.

Perempuan juga dianjurkan untuk mempelajari kiprah para perempuan teladan di muka bumi ini. Mengambil berbagai hikmah, dan menjadikan pelajaran untuk terus memperbaiki dan meningkatkan diri.

Sesungguhnya mempelajari kiprah para tokoh perempuan di Indonesia (atau bahkan luar negeri) akan memperkaya khazanah pengetahuan sekaligus menjadikan para perempuan berdaya dan kontributif. “Tdak hanya bagi agama tapi juga bagi bangsa Indonesia,” kata Muzayyin.

Demikian pesan dan refleksi singkat kami pada hari Kartini ini sebagai salah satu sarana untuk mengamalkan ayat 71 surat At Taubah. “Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain, mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah yang munkar,”

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …