Sabtu , Februari 24 2018
Home / News / Peserta Nikah Massal Foto Bareng Wali Kota Makassar
pasangan nikah massal mengikat pita merah putih di pohon cinta, Sabtu 6 Agustus 2016 / Foto : Masyudi Firmansyah
pasangan nikah massal mengikat pita merah putih di pohon cinta, Sabtu 6 Agustus 2016 / Foto : Masyudi Firmansyah

Peserta Nikah Massal Foto Bareng Wali Kota Makassar

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto turut menyampaikan rasa syukur setelah dilaksanakannya nikah massal yang dikuti 500 pasang peserta di anjungan Pantai Losari (6/8/2016).

Ia pun meluapkan perasaannya tersebut dan mengajak istrinya, Indira Yusuf Ismail ikut berfoto bersama ratusan peserta nikah massal dalam suasana romantisme sunset dan hembusan angin Mammiri di pantai kebanggaan Makassar.

Bagi Danny, pernikahan ini menandakan semakin teraturnya administrasi kependudukan di Makassar. Karena pada hari itu pula sebanyak 1.000 orang warganya telah tercatat dalam adminitrasi negara secara sah.

“Melalui kegiatan ini otomatis akan diterbitkan akta nikah. Akta nikah ini menjadi dasar diterbitkannya akta kelahiran anak, kartu identitas anak, dan KTP sehingga akan lebih memudahkan mereka mendapatkan pelayanan-pelayanan kependudukan sebagaimana mestinya,” ucap Danny.

Lima pemuka agama yakni Islam, Kristen, Katolik, Budha, serta Hindu turut mendoakan pasangan pengantin yang mengenakan pakaian bernuansa merah putih ini. sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Terlihat setiap pasang peserta nikah juga memegang pita merah putih bertuliskan nama pasangan masing masing dan sepasang balon gas yang juga berwarna merah dan putih. Pemilihan warna tersebut juga dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan republik Indonesia ke 71.

Balon kemudian secara serempak dilepaskan ke udara. Sementara pita merah putih diikatkan masing-masing pasangan pada 9 pohon cinta yang telah disiapkan panitia penyelenggara. Ikatan tersebut sebagai simbol ikatan hati pasangan yang baru akan mendapatkan pengakuan secara resmi dari negara.

“Ini demi membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu, terutama untuk mendapatkan KTP. Banyak fasilitas yang bisa mereka dapatkan seperti BPJS, Raskin, KIS, yang hanya bisa didapatkan kalau mereka memiliki KTP. Karena dengan terbitnya buku nikah maka KTP dan Akte kelahiran sudah bisa mereka dapatkan,” kata Danny.

Kegiatan ini berhasil memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia dan Dunia (LEPRID) sebagai pasangan pengantin dengan kostum merah putih terbanyak di Indonesia.

Degina Adenesa

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …