Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Polda Akan Gandeng BPKP Usut Korupsi Laboratorium UNM
Kasubdit Tipikor Polda Sulselbar, AKBP Adip Rojikan / Foto : Prayudha
Kasubdit Tipikor Polda Sulselbar, AKBP Adip Rojikan / Foto : Prayudha

Polda Akan Gandeng BPKP Usut Korupsi Laboratorium UNM

MAKASSAR – Tim penyelidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat akan menggandeng Badan PEngawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan untuk mengusut kasus korupsi pembangunan gedung Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik UNM tahun 2015.

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulselbar, AKBP Adip Rojikan, seusai memeriksa Pejabat Penerbit Surat Perintah Membayar (P2SPM) proyek tersebut, Nurdiana, mengatakan akan segera berkoordinasi dengan BPKP Sulsel.

“Kami akan menyampaikan hasil pemeriksaan ke BPKP agar nantinya bisa dilakukan audit untuk mencari kerugian negara,” ujar Adip.

Lihat juga: Sudah 8 Jam Pejabat UNM Diperiksa Soal Korupsi Laboratorium

Menurut Adip, pemeriksaan pejabat UNM yang telah berlangsung selama tiga hari ini masih tahap verifikasi. Bila nantinya ditemukan indikasi kuat terjadi perbuatan melawan hukum maka kasusnya akan dinaikkan ke tahap penyelidikan.

“Ada atau tidaknya indikator penyalahgunaan tergantung hasil ekspos dengan BPKP”, ujar Adip.

Adip menjamin pengusutan kasusnya akan dilakukan secara profesional. Bila nantinya kasus itu sudah ke penyelidikan maka pihaknya akan menggenjot pemeriksaan.

Sejauh ini sudah ada empat pejabat kampus UNM yang diperiksa. Tiga lainnya adalah Mulyadi sebagai pejabat pembuat komitmen UNM, dan Asmulyadi yang menjabat bendahara pengeluaran UNM, dan bekas PPK, Ismail.

Prayudha

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …