Rabu , Januari 24 2018
Home / - / PPK Dinas Perkebunan Diperiksa Soal Korupsi Kakao
Juru Bicara Kejati Sulselbar Salahuddin / Foto : Herman Kambuna
Juru Bicara Kejati Sulselbar Salahuddin / Foto : Herman Kambuna

PPK Dinas Perkebunan Diperiksa Soal Korupsi Kakao

MAKASSAR – Sudah dua hari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat memeriksa pejabat pembuat komitmen dari Dinas Perkebunan Sulawesi Selatan untuk mendalami dugaan korupsi pengadaan proyek kakao Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan 2015.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulselbar‎, Salahuddin, mengatakan pejabat pembuat komitmen itu berinisial ISM telah menjalani pemeriksaan selama dua hari. Pemeriksaan itu sendiri untuk diambil keterangannya dalam melengkapi proses penyelidikan.

Lihat juga: Polisi Reka Ulang Pembunuhan Jampang, Jagoan Kampung Dari Pangkep

“Hari ini kami sementara memeriksa dari dinas perkebunan ‎yaitu pejabat pembuat komitmen. Sudah dua hari kami lanjutkan pemeriksaannya,” kata Salahuddin, kepada MAKASSARTERKINI.com Kamis 19 Mei 2016.

Sebelumnya tim penyelidik kejaksaan telah memeriksa dua penangkar asal Soppeng, juga memeriksa pihak salah satu rekanan Dinas Perkebunan, Herry Wisal. Ketiganya diambil keterangannya untuk prosese penyelidikan yang saat ini ditangani kejaksaan.

“Hingga saat ini kami sudah memeriksa ‎beberapa orang ditingkat penyelidikan yaitu, dua titik penangkar, rekanan, dan panitia lelang, hari ini PPKnya ikut diperiksa,” tambah Salahuddin.‎

Lihat juga: Legislator Jeneponto Dijebloskan ke Bui Terkait Korupsi Dana Aspirasi

Dugaan korupsi proyek pengadaan bibit sambung pucuk di lima kabupaten ini bergulir ke kejaksaan karena ditemukan penyimpangan yang melawan hukum dimana anggarannya bersumber dari APBD 2015 kurang lebih Rp 12 miliar. Penyaluran anggaran di lima kabupaten ‎yaitu Kabupaten Bone, Kabupaten Luwu, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Bantaeng

Herman Kambuna

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …