Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Rombongan pengantin kecelakaan di Bantaeng, enam tewas dua dilarikan ke RSUD Bantaeng
ilustrasi
ilustrasi

Rombongan pengantin kecelakaan di Bantaeng, enam tewas dua dilarikan ke RSUD Bantaeng

JENEPONTO – Sebuah mobil  Xenia silver dengan nomor polisi (nopol) DD 1454 VO yang mengantar rombongan pengantin, mengalami tabrakan maut dengan truk bernopol DD 8910 KO di jalan poros Kampung Ujung Katinting, Desa Tanete, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.

Dari delapan penumpang mobil tersebut, enam korban tewas dan dua di antaranya dirawat di RSUD Bantaeng.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, Sabtu (24/9/2016). Kecelakaan itu dibenarkan Herman, keluarga korban yang juga ikut dalam rombongan pengantar pengantin menuju ke Kabupaten Bone

Haji Saing (60) yang merupakan orang tua pengantin pria warga Bungung Lompoa, Kelurahan Bonto Tangnga, Kecamatan Tamalatea, Sulaiman Dg Bundu warga Tabingjai Desa Lentu Kecamatan Bontoramba, Mukhti Ali Sbersama istri Dg Lebang dan anak perempuannya warga Tabingjai Desa Lentu Kecamatan Bontoramba, serta Rais warga Bangkengnunu Desa Barayya Kecamatan Bontoramba, sementara korban yang dirawat di RSUD Bantaeng adalah Rivan dan Le’nang

“Enam yang meninggal, sementaradua dirawat di RSUD Bantaeng, Rivan dan Le’nang,” ujar Herman (29) keluarga korban yang juga ikut dalam rombongan pengantin.

Mobil yang bertabrakan dengan truk dikemudikan Haji Saing melaju dari arah Jeneponto-Bantaeng. Rencana, korban tabrakan ini hendak mengantar pengantin laki laki dari Bungung Lompoa Kelurahan Bonti Tangnga Jeneponto menuju rumah pengantin wanita di Kabupaten Bone.

Namun naas, saat di jalan poros Pajukukan, Kampung Katiting, mobilnya bertabrakan dengan truk. Belum diketahui penyebab pasti tabrakan ini. Pihak Kepolisian Sat Lantas polres Bantaeng telah melakukan evakuasi korban dibantu warga, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Syarif

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …