Sabtu , Februari 24 2018
Home / News / Terkendala Aset, 100 Sekolah di Sulsel Tempati Satu Atap
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo / Foto Arul
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo / Foto Arul

Terkendala Aset, 100 Sekolah di Sulsel Tempati Satu Atap

MAKASSAR – Setelah dikabarkan tersandung persoalan terkait aset yang syarat dengan proses sertifikasi dan legalitas, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menegaskan jika hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus berupaya untuk melakukan pembenahan dalam proses legalitasnya.

Sebelumnya beredar wacana pembatalan pengalihan pengelolaan SMA/SMK sederajat ke Pemprov. Bahkan sebanyak 100 unit sekolah di Sulsel saat ini masih bermasalah, selain menempati posisi satu atap hal tersebut terjasi dikarenakan pembebasan lahan yang belum sepenuhnya di selesaikan oleh Pemprov.

“Itu sebenarnya semakin baik dan banyak, cuman setiap tahunnya aset pemerintah itu kan misalnya begini, kita bebaskan tanah, nah tanah itukan menjadi aset tapi apakah harus disertifikasi semua, kan tidak. Tapi harus tercatat bahwa di situ ada aset-aset pembebasan,” terang Syahrul saat ditemui di kantor DPRD Sulsel, Senin 25 Juli 2016.

Ia menjelaskan jika selama ini aset yang ditangani pihaknya melalui Biro Aset Pemprov Sulsel sementara dilakukan pendataan. Hanya saja, kendala teknis kelengkapan administrasi seperti sertifikat masih menjadi kendala dilapangan.

“Aset-aset memang harus menjadi pra sarana itu harus tercatat. Yang jelas dia harus tercatat. Tidak mungkin sekaligus, yang penting tidak hilang, yang palig penting itu tercatat dalam buku besar, namanya buku induk pemerintah. Dibuku induk itu tercatat walaupun tidak bersertifikat tetapi didalam penguasaan,” ungkapnya.

Arul Ramadhan

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …