Selasa , Januari 23 2018
Home / Headline / Tersangka korupsi Kakao Sambung Pucuk kembalikan kerugian Rp 951 juta
Tersangka Saksi Manoppo merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan bibit kakao sambung pucuk oleh Dinas Perkebunan Sulsel telah mengembalikan uang negara sebesar Rp 951 juta di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Rabu 5 Oktober 2016 / Herman.
Tersangka Saksi Manoppo merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan bibit kakao sambung pucuk oleh Dinas Perkebunan Sulsel telah mengembalikan uang negara sebesar Rp 951 juta di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Rabu 5 Oktober 2016 / Herman.

Tersangka korupsi Kakao Sambung Pucuk kembalikan kerugian Rp 951 juta

MAKASSAR – Tersangka Saksi Manoppo merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan bibit kakao sambung pucuk oleh Dinas Perkebunan Sulsel telah mengembalikan uang negara sebesar Rp 951 juta di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Rabu 5 Oktober 2016.

Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati Sulselbar, Salahuddin mengatakan jika pengembalian kerugian keuangan negara tersebut diwakili oleh pihak keluarga tersangka Saksi Manoppo. “Keluarganya datang mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 951 juta,” kata Salahuddin.

Dikatakan Salahuddin, jika pengembalian kerugian negara itu merupakan kelanjutan dari pihak rekanan yang lebih dulu mengembalikan uang kemarin, Selasa 4 Oktober 2016.

“Ini kelanjutan dari yang kemarin (Selasa) sudah ada yang mengembalikan uang sekirar Rp 1,7 miliar lebih dari tiga pihak rekanan. Ditambah lagi Rp 951 juta dari tersangka. Jadi saat ini sudah dinyatakan final berkat hasil kordinasi audit BPKP sebesar Rp 2,6 miliar,” ujarnya.

Salahuddin menambahkan jika penyelamatan uang negara tersebut sudah dinyatakan final setelah tersangaka Saksi Manoppo mengembalikan keuangan negara. Meski telah mengembalikan keuangan negara proses hukuman terhadap Saksi Manoppo terus berjalan.

Salahuddin mengatakan, hal itu bukan hak tim penydidik namun itu urusan Jaksa Penuntut Umum nantinya berdasarkan undang-undang nomor 4 pasal 31 tahun 1999 tindak pidana korupsi menyatakan orang yang megembalikan uang negara tidak menghapuskan hukuman.

“Ini tergantung JPU dan hakimnya saja dalam persidangan,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Saksi Manoppo telah ditetapkan tersangka dalam perkara inj dan ditahan ke Lembaga Pemasyrakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar pada Juli lalu setelah dijemput paksa oleh tim penyidik tindak pidana khusus Kejati Sulselbar di Rumah sakit Ibnu Sina Makassar. (C)

Herman Kambuna

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …