Selasa , Januari 23 2018
Home / Komunitas / TWKM 28, alat-alat mendaki dijual murah di UMI
Stand penjualan alat-alat pendakian meramaikan pelataran auditorium Al Jibra UMI jelang pembukaan TWKM 28 Mapala se-Indonesia / Herman
Stand penjualan alat-alat pendakian meramaikan pelataran auditorium Al Jibra UMI jelang pembukaan TWKM 28 Mapala se-Indonesia / Herman

TWKM 28, alat-alat mendaki dijual murah di UMI

MAKASSAR – Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh panitia Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) dalam menyambut kedatangan mahasiswa pecinta alam (Mapala) dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Acara pembukaan akan digelar pada Senin 17 Oktober 2016 di auditorium Al-Jibra kampus UMI Makassar.

Selain itu panitia juga menggandeng sejumlah perusahaan produksi alat-alat outdoor yaitu Outdoor Pro dan Duta Irama. Di halaman depan gedung Auditorium Al-Jibra, Kampus UMI, perusahaan outdoor tersebut memasang stand-stand penjualan alat-alat outdoor dan pameran alat-alat ‎outdoor‎.

Selain pameran dan penjualan alat-alat outdoor akan ada Talkshow yang menghadirkan tiga bintang tamu untuk berbincang-bincang bersama dengan peserta TWKM ke-28‎ itu.

Sejumlah penggiat alam bebas banyak yang berdatangan melihat-lihat acara pameran ini dan sekaligus membeli alat-alat pendakian‎. Acara pameran dan penjualan alat-alat mendaki dimulai kemarin, Sabtu 15 sampai dengan acara pembukaan TWKM Senin 17 Oktober 2016.

Selain itu, untuk memeriahkan acara penyambutan mahasiswa dan sekaligus pembukaan acara TWKM ini, panitia akan ‎menampilkan berbagai macam rangkaian pembuka. Seperti tari-tarian dan acara talkshow.

Saat ini terlihat sejumlah mahasiswa pencinta alam dari berbagai kota sudah ada yang tiba di sekretariat Mapala UMI di Kampus UMI, untuk melakukan registrasi. Mereka berkumpul dan saling kenal sesama mahasiswa pencinta alam.

Menurut ketua Koordinator Acara TWKM ke-28, Muh Nizar Zain, acara pembukaan akan digelar dengan berbagai macam‎ acara. Salah satunya pameran dan penjualan alat-alat outdoor yang saat ini telah berlangsung.

“Hari ini ada pameran dan penjualan alat-alat outdoor. Acaranya sampai tiga hari. hingga pada Senin 17 Oktober,” kata Nizar.

Saat ini, lanjut Nizar sudah banyak peserta TWKM yang melakukan registrasi mengikuti kegiatan Kenal Medan maupun Temu wicara. Nizar mengatakan peserta itu akan mengikuti acara pembukaan sebelum diberangkatkan ke Kabupaten Bantaeng, Maros, Luwu Utara, dan Enrekang untuk mengikuti kegiatan TWKM.

“Yang ingin kita tonjolkan pada acara pembukaan nanti. Yang kita tampilkan adalah drama kesenian yang berjudul “Pajaga Lino‎” dan acara pembukaan akan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Pemuda dan Olahraga,” tutur Nizar. (B)

Herman Kambuna

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …