Selasa , Januari 23 2018
Home / News / Urus NasDem, Syaharuddin Alrif Tunda Polisikan Aktivis “Pemeras”
Bunyi SMS yang diterima legislator DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif
Bunyi SMS yang diterima legislator DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif

Urus NasDem, Syaharuddin Alrif Tunda Polisikan Aktivis “Pemeras”

MAKASSAR – Rencana legislator DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif, untuk memolisikan oknum aktivis yang tergabung di Koalisi Aktivis Makassar (KAM), hari ini, batal dilakukan. Soalnya, ia harus terbang ke Jakarta.

“Hari ini saya harus ke Jakarta urus PAW (pergantian antar waktu) legislator Sulsel
Partai NasDem,” kata Syaharuddin kepada Makassar Terkini, Kamis, 3 Maret 2016.

Syaharuddin berencana melaporkan dugaan pemerasan yang diduga dilakukan tiga pentolan KAM. Mereka antara lain, M Awal Batara Sakti, Ansar Makkasau dan Amar Angriawan Azis.

Bukti yang dipegang Syaharuddin adalah salinan SMS dan rekaman pembicaraan telepon. Dalam SMS dan rekaman itu terdapat permintaan uang sebesar Rp 30 juta serta intimidasi, agar mereka berhenti mendemo Kejati Sulselbar soal kasus korupsi yang menjerat Syaharuddin.

Lihat juga : GP Ansor: Kami Dukung Legislator yang Merasa Dirinya Diperas

Syaharuddin menuturkan meski hari ini dirinya batal memasukkan laporan, namun bukan berarti upaya hukum tidak akan dilakukan. “Upaya hukum akan tetap saya tempuh tinggal menunggu waktu saja,” ujar Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Syaharuddin menyatakan ulah para demonstran ini sudah keterlaluan. Karena itu ia menganggap perlu dilakukan perlawanan. Hal ini juga agar para oknum aktivis ini tidak bertindak semaunya saja, yang justru menciderai pergerakan mahasiswa.

Awal saat dihubungi Makassar Terkini berdalih tidak melakukan pemerasan. Ia mengaku handphone miliknya digunakan oleh salah satu mahasiswa Koalisi Makassar dan menghubungi Syaharuddin Alrif lewat pesan singkat yang isinya meminta uang.

“Informasi yang beredar di media sosial perlu saya klarifikasi disini. Bahwa pemerasan yang dilakukan oleh salah satu kawan koalisi yang menggunakan hape nomor saya. Dan yang bersangkutan membalas SMS itu,” katanya.

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …