Senin , Januari 22 2018
Home / Bisnis / Wagub Sulsel bagi pengalaman di POMA 2016 Edu Class
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang juga merupakan Ketua Indonesian Offroad (IOF) Sulsel Agus Arifin Nu'mang (kiri) menjadi pembicara pada POMA 2016 Edu Class di Celebes Convention Center (CCC), Sabtu 8 Oktober 2016 / Andini Ristyaningrum
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang juga merupakan Ketua Indonesian Offroad (IOF) Sulsel Agus Arifin Nu'mang (kiri) menjadi pembicara pada POMA 2016 Edu Class di Celebes Convention Center (CCC), Sabtu 8 Oktober 2016 / Andini Ristyaningrum

Wagub Sulsel bagi pengalaman di POMA 2016 Edu Class

MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) Agus Arifin Nu’mang berbagi pengalaman di Pameran Otomotif Makassar (POMA) 2016. POMA 2016 Edu Class merupakan program terbaru yang dihadirkan manajemen PT Dyandra Promosindo selaku profesional event organizer (PEO) pada event akbar ini.

Terlepas dari jabatannya sebagai seorang Wagub, Agus dalam kesempatan ini hadir sebagai Ketua Indonesian Offroad Federation (IOF) Sulsel. “IOF selalu membuka ruang bagi siapa saja yang ingin bergabung. Kita mewadahi semua brand kendaraan offroad,” ungkapnya ketika menjadi pembicara pada POMA 2016 Edu Class di Celebes Convention Center (CCC), Sabtu 9 Oktober 2016.

Ia menyebutkan, pada umumnya IOF mewadahi tiga hal, yaitu kompetisi, rekreasi, dan sosialisasi. Kegiatan offroad umumnya juga digelar di daerah yang identik padang savana atau jalur yang belum diaspal.”Kami biasanya memilih daerah pedalaman yang  masih bisa dilalui kendaraan offroad,” tambah Agus.

Menurutnya, IOF bukanlah sekadar hobi melainkan salah satu upaya bagaimana meningkatkan potensi pariwisata Sulsel. “Di Sulsel ada banyak wilayah yang menjadi jalur offroad juga bisa jadi destinasi pariwisata, salah satunya yang pernah kami ambil lokasi sebuah padang savana di Kabupaten Barru,” jelas Agus.

Tak hanya membahas tentang offroad dan IOF, dalam kesempatan ini Agus juga sempat membahas bagaimana otomotif mampu menjadi penopang perekonomian suatu daerah.

“Tidak bisa kita pungkiri setiap tahun pertumbuhan kendaraan sangat pesat. Hal ini tentu harus didukung infrastruktur,” pesannya.

Di Sulsel sendiri, sebut Agus, ada sekitar 15.804 kendaraan roda dua yang terjual. Sementara, untuk kendaraan roda empat ada sekitar 2.787 kendaraan yang terjual. “Hingga Septemper lalu, untuk kendaraan roda dua sudah mencapai 14.238 kendaraan, dan untuk roda empat sudah mencapai 25.079 kendaraan yang terjual,” ulasnya.

Industri otomotif merupakan salah satu barometer perekonomian negara. “Pameran otomotif terbesar di Indonesia timur ini merupakan salah satu tolok-ukurnya. Saya harap, tahun depan bisa lebih bagus lagi,” imbuh Agus. (B)

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …