Senin , Januari 22 2018
Home / Headline / Waspada! radikalisme mulai sasar anak usia 14 dan 15 Tahun
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, meminta waspada, karena paham radikalisme sekarang mulai menyasar anak usia 14 - tahun
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, meminta waspada, karena paham radikalisme sekarang mulai menyasar anak usia 14 - tahun

Waspada! radikalisme mulai sasar anak usia 14 dan 15 Tahun

JAKARTA – Tantangan dari pekerjaan sosial dan pekerja sosial saat ini semakin kompleks dan dinamis, yang sudah melibatkan negara-negara di luar Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat melakukan pertemuan lima negara ASEAN di kantornya, Sabtu (27/8/2016).

“Tugas Indonesia memahami identitas radikalisme dan mewujdukan kesejahteraan sosial. Sekaligus menyiapkan standar kompetensi untuk pekejaan sosial dan pekerja sosial, ” ucapnya, sembari mengatakan pembahasan itu akan digelar pada pertemuan lanjutan yang akan digelar di Tiongkok.

Pasca digelar pertemuan yang dihadiri delegasi negara-negara ASEAN, akan ditindaklanjuti dengan dikeluarkan nota kesepahaman bahwa setiap negara akan fokus pada tugas masing-masing, dan tahun depan akan diperbarui kembali, khususnya masalah yang terkait dengan kedua isu yang dibahas.

Semua permasalahan itu terkait degan keputusan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menggantikan Millennium Development Goals (MGDs) dan Sustainable Development Goals (SDGs) yang baru dimulai Januari 2016.

“Dari 17 point SDGs, Indonesia akan fokus pada poin kesatu dan kedua, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan, serta tidak ada lagi terjadinya peristiwa kelaparan, ” ujar Khofifah.

Namun, yang tidak kalah penting dan menjadi pekerjaan rumah bagi pekerjaan sosial dan pekerja sosial, tambah ibu yang juga politisi PKB ini adalah rekrutmen dan doktrin radikalisme yang sudah mulai menyasar anak-anak usia sekolah menengah.

“Doktrin dan paham radikal sudah ada indikasi ditanamkan kepada anak-anak usia sekolah menengah, yaitu kelas 2 dan 3 atau berumur 14 dan 15. Makanya perlu dilakukan pendekatan sosial untuk menyadarkan sekaligus membentengi generasi muda kita,” tuturnya dengan penuh ketegasan.

Suriani Echal Panca

Check Also

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis beberapa daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori rawan bencana longsor, Rabu 28 September 2016 / Arul ramadhan

Bupati himbau masyarakat waspada, Jeneponto bakal dilanda “banjir”

JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menghimbau kepada seluruh warga Jeneponto tetap waspada, khususnya yang …